| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily - Medan. Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara Erni Ariyanti Sitorus dituduh pembohong saat menerima aspirasi mahasiswa USU yang demo di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Senin (15/6/2026).
Awalnya Erni Sitorus yang bersama mahasiswa duduk bersila di jalan dalam diskusi terbuka, menegaskan menerima dan mengawal 9 poin tuntutan mahasiswa untuk diteruskan ke Pemerintah Pusat maupun ke Pemprov Sumut.
Namun saat ia menyampaikan itu, seorang dari mahasiswa menginterupsi Erni. Ia pun dituding pembohong karena apa yang disebutkannya dinilai hanyalah bersifat normatif.
“Anda pembohong, anda pembohong. Mau sampai kapan anda berbohong. Dari kemarin kami aksi, anda berikan itu jawaban-jawaban normatif,” kata mahasiswa sambil menunjuk jari ke arah Erni.
Setelah menyampaikan hal itu, mahasiswa tersebut dengan ekspresi kecewa, tampak beranjak dari duduknya.
Mendengar hal itu, Erni Ariyanti tidak membantah mahasiswa yang menuduhnya pembohong. Politisi Golkar itu diam, sambil menatap tajam ke arah mahasiswa.
Sementara instruksi dari mobil komando menegaskan ada sesi berbicara dan situasi kembali terkendali dan diskusi dilanjutkan.
Dalam aksi demo yang dipimpin Presiden Mahasiswa BEM USU, Angga Al Maaris Harahap itu, menyampaikan 9 poin tuntutan untuk segera direspon pemerintah.
Beberapa hal dari 9 poin tuntutan mahasiswa, di antaranya menuntut pemerintah agar menjaga menjaga harga BBM dan mengawasi distribusinya sehingga dinikmati masyarakat yang berhak.
Kemudian menuntut dihapuskannya program makanan bergizi gratis (MBG) dan menciptakan pemenuhan gizi yang lebih efektif, efisien dan telah sasaran.

