| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |
Medanbisnisdaily.com - Jakarta - KPU mengatakan 119 KPPS meninggal dunia pada saat proses rekapitulasi hasil pemilu 2019. Cawapres Sandiaga Uno menggelar salat gaib bersama para jemaah dan ustaz.
Awalnya Sandiaga mengadakan pertemuan dengan para ulama dan habib dari Jawa Timur dan Dzuriyat NU. Acara tersebut diawali pertemuan dengan para ustaz, selanjutnya melakukan salat magrib dan salat gaib bersama.
"Yang hari ini kita melakukan salat gaib untuk para sahabat-sahabat kita KPPS di seluruh Indonesia yang jumlahnya mendekati hampir 100," kata Sandi di Masjid Jami' Attaqwa Sriwijaya, Jl. Sriwijaya Raya, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2019).
Sandi merasa turut berduka atas meninggalnya pahlawan demokrasi. Selain itu dia mendoakan para KPPS yang meninggal agar yang saat ini masih berjuang merekapitulasi menjaga kesehatannya.
"Disini kami hadir untuk mendoakan agar para petugas pejuang saksi yang sekarang mentabulasi merekap menjaga kesehatannya dan memastikan pengawalan dan penjagaan tahapan daripada demokrasi kita yang kita junjung tinggi ini bisa berlangsung dan mereka dalam keadaan sehat wal afiat,"ungkapnya.
Baca juga: Ada 91 Anggota KPPS Meninggal, Sandiaga: Kita akan Salat Gaib
"Kita sudah salat gaib dan kita doakan semoga khusnul khotimah, allah lapangkan kuburnya, terangi alam barzahnya dan insyaallah di terima di sisi Allah," imbuhnya.
Sebelumnya, KPU merilis 119 KPPS meninggal dunia, 548 sakit, tersebar di 25 provinsi. KPU mengataka total petugas KPPS yang meninggal dunia dan sakit sejumlah 667 orang. Data ini berdasarkan update terbaru hari ini hingga pukul 16.30 WIB. dtc

