| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Profesi advokat oleh masyarakat Indonesia terbilang profesi yang "absurd. Ia dibenci tapi juga dirindukan. Demikian diakui Ketua DPN Peradi Luhut Pangaribuan dalam sambutan usai melantik pengurus DPC Peradi Medan di Le Polonia Hotel Medan, Sabtu (7/3/2020).
"Advokat itu kan sering diejek, tapi anehnya dirindukan. Terbukti sejak dulu banyak hakim maupun sarjana-sarjana hukum lainnya yang akhirnya banting stir jadi advokat," kata Luhut.
Luhut juga menjelaskan, substansi hukum tidak lepas dari nilai-nilai budaya. Menurut Luhut, jika hukum tidak didasarkan lagi dengan budaya, maka hukum akan kering bahkan bisa lari dari substansi dan tujuannya.
"Saya juga ingatkan, lembaga advokat itu bukan organisasj politik atau organisasi massa jadi jumlah anggota bukan ukuran, tetapi kualitas yang perlu dijaga," kata Luhut.

