| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, R Sabrina, bakal mengakhiri masa jabatannya per 1 Juni 2021 mendatang. Sabrina sudah pensiun pada tanggal tersebut. Lalu siapa penggantinya, masih sulit diprediksi. Dan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi pun masih menutup rapat-rapat soal siapa sosok yang akan menggantikan Sabrina, sosok wanita senior bergelar doktor itu.
Bahkan suksesi Sekdaprov Sumut selanjutnya, masih juga belum dipersiapkan Gubernur Edy. Padahal idealnya sudah harus dibuat Panitia Seleksi (Pansel) Sekdaprov Sumut.
"Tak terkejar waktunya ya, tak terkejar," ujar Gubernur Edy Rahmayadi, menjawab wartawan di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Kamis (22/04/2021).
Karena tak terkejar membuat pansel, maka Gubernur Edy mempersiapkan Pelaksana Tugas (Plt) Sekdaprov Sumut. "Mungkin kita Plt-kan dulu ya," ujar Edy Rahmayadi, mantan Pangkostrad itu.
Sebelumnya, Sekda Sabrina berharap sosok yang akan menggantikannya berasal dari lingkungan Pemprov Sumut dan harus lebih baik dari dirinya. Meski ia mengakui untuk pengisian jabatan sekda, akan dilakukan seleksi secara terbuka bagi seluruh PNS di Indonesia.
"Harus lebih baik. Kan gitu? Karena para calon sekda itu adalah eselon II. Sebab mereka meraih eselon II itu, memiliki banyak pengalaman terutama di manajerial. Ini juga tentu akan menjadi bekal bagi mereka masuk sebagai calon atau menjadi Sekda Sumut nantinya. Pemenang lelang eselon I itu menjadi top manajemen untuk PNS di lingkungan Pemprov Sumut," jelas Sabrina, Rabu (10/03/2021).
Menurutnya, idealnya seleksi calon Sekda Sumut itu sudah bisa dibuka pada bulan Maret atau paling lama bulan April. Sebab dengan waktu tersebut, maka proses seleksi jabatan eselon I Pemprov Sumut diperkirakan akan bertepatan dengan tibanya masa pensiun Sabrina.
"Tapi itu tergantung pimpinan juga, apakah setelah saya pensiun dulu atau segera dibuat lelang untuk itu. Bisa saja setelah saya pensiun nanti Sekdanya di Plt-kan. Namun menurut saya secara pribadi, itu sebaiknya sudah bisa dipersiapkan. Karena waktunya biar bisa pas. Pas saya selesai maka pas juga diisi langsung oleh Sekda yang baru. Jadi itu memang tergantung pimpinan, mungkin beliau punya pertimbangan lain," ujarnya.
Dan Sabrina mengatakan setelah melepas jabatan Sekdaprov Sumut, akan fokus pada bidang pendidikan. Ia bahkan sudah terdaftar sebagai dosen berstatus guru besar di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Medan.
"Iya kalau sekarang saya fokus menyelesaikan tugas-tugas yang belum siap menjelang pensiun nanti. Sehingga nanti yang menggantikan saya tetap lancar melaksanakan tugasnya. Intinya ya biasa-biasa saja, saya kerja terus selagi masih aktif," ujar Sabrina.

