| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com - Medan. Musa Rajekshah menghadiri Tabligh Akbar Muslim Samosir di Masjid Raya Al Hasanah, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Kamis (05/10/2023).
Musa Rajekshah, Ketua Yayasan Haji Anif itu menyampaikan apresiasi dan berbagai harapannya, di antaranya agar masjid yang ada di Samosir, dapat dimakmurkan umat.
Pria yang baru saja mengakhiri masa jabatannya sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara itu mengapresiasi kerukunan antar umat beragama yang sudah terbangun di Samosir hingga saat ini.
Ia pun berharap masjid-masjid yang ada di Kabupaten Samosir bisa terus dimakmurkan.
"Alhamdulilah pertemuan ini karena Allah menggerakkan kita. Acara ini sekaligus mengerakkan silaturahmi kita antar umat khususnya umat Islam di Samosir. Pentingnya silaturahim ini apalagi memang kita yang menginginkan anak, cucu kita kelak juga menyambung silaturahim ini melalui hari-hari besar umat Islam seperti hari ini," ujar Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah.
Tabligh Akbar yang menjadi rangkaian memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1455 ini dihadiri Kejari Samosir Andi Andikawira Putera, Kakan Kemenag Samosir Tawar Tua Simbolon, Ketua MUI Samosir Ustad Erwanyah, Ketua Panitia Junaidi Sitorus, Ketua BKM Masjid Al Hasanah Sutan Hermanto Hutagalung, Tokoh Ulama Sumut Buya Helmi hingga perwakilan jamaah masjid se-Kabupaten Samosir.
Pada kesempatan itu, Ijeck berpesan agar jamaah dari 7 masjid yang tersebar di Kabupaten Samosir bisa memakmurkan masjid dengan berbagai kegiatan ibadah juga dakwah.
"Jarak masjid dan tempat tinggal jamaah ada yang cukup jauh, tapi janganlah jadikan itu penghalang untuk kita mendekatkan diri kepada Allah SWT karena kalau kita sudah dekat dengan Allah, segala urusan akan lebih mudah, apalagi kita berharap anak-anak kita juga bisa ke depan bisa berilmu dan juga bertakwa," ujar Ijeck.
Ia juga berharap masjid di Samosir khususnya Masjid Al Hasanah di Pangururan bisa membantu pemerintah dalam mendukung pariwisata.
"Wisatawan yang datang diantaranya beragama Islam, perlu ibadah. Kalau wisatawan nyaman, bisa berwisata dan mudah dalam beribadah, pasti yang datang akan lebih ramai," tutupnya.

