| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

PEKAN lalu, saya healing dengan mengendarai sepeda motor atau roda dua yang tak tahu arahnya mau kemana. Secara tidak sengaja dalam perjalanan yang begitu jauh, saya sampai pada sebuah tempat wisata. Wow, menakjubkan!
Di perjalanan yang begitu melelahkan, saya melihat sebuah tempat wisata yang sering dikunjungi oleh banyak orang, baik masyarakat setempat maupun orang asing.
Belakangan saya mengetahui objek wisata itu adalah Sorake Beach, yang berada di Kecamatan Luahagundre Maniamolo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.
Tanpa berpikir panjang, saya langsung berhenti dan mengunjungi tempat wisata tersebut, ikut menikmati keindahan alam yang ada di pantai tersebut.
Seketika saya berhenti dan duduk di sebuah kantin yang ada di sana. Saya memesan secangkir kopi. Dalam hati saya berkata, ternyata tempat wisata ini sudah pernah menjadi sorotan publik dan terkenal di seluruh dunia.
Apa kira-kira yang menjadi daya tarik banyak orang sehingga mereka ramai-ramai mengunjungi tempat itu. Tentu saja, yang dinamakan sebagai tempat wisata ada banyak yang menjadi keunggulan dan keindahan sehingga dapat menarik perhatian para wisatawan untuk mengunjungi tempat tersebut.
Pantai Sorake terkenal dengan ombaknya yang besar sehingga sangat cocok untuk kegiatan berselancar. Salah satu keindahan yang menarik perhatian para wisatawan di sana adalah ombak laut yang besar dan warna laut yang indah. Dengan keindahan ombak laut, banyak para wisatawan yang menikmatinya dengan berselancar.
Kegiatan berselancar, termasuk salah satu bagian olahraga dengan menggunakan papan dan dimainkan dengan gelombang laut yang bergerak dan juga bermanfaat pada kesehatan tubuh.
Sorake Beach juga memiliki keamanan yang mumpuni. Dan tidak ada rasa kekhawatiran bagi para wisatawan.
Selanjutnya, Pantai Sorake memiliki daya tarik yang dapat memikat hati para pengunjung. Karena setiap pengunjung tidak mengeluarkan biaya yang begitu besar.
Beberapa menit kemudian, saya menanyakan kepada salah satu masyarakat setempat. Pengunjung yang datang di pantai ini dari negara mana saja?
Dia pun menjawab, wisatawan yang datang ke Sorake ini tidak hanya dari Indonesia saja. Tetapi ada ada juga dari negara lain seperti orang Jerman, Spanyol dan bahkan bisa disebut pengunjung pantai adalah mancanegara.
Lalu saya kembali bertanya, apakah masyarakat lokal yang berada di sana tidak ada bosan-bosannya untuk datang di pantai tersebut?.
Jawabnya, masyarakat lokal tidak bosan dengan keindahan Pantai Sorake karena dengan datangnya orang asing dan berselancar itu menjadi penarik perhatian masyarakat setempat.
Pantai Sorake sudah banyak menjadi sorotan publik dan tidak hanya dikenal oleh kalangan masyarakat lokal, bahkan sudah terkenal di seluruh dunia.
Yang lebih menarik lagi, biasanya setiap tahun dilaksanakan berbagai kompetisi berselancar dan tidak hanya diikuti oleh masyarakat lokal, namun diikuti juga oleh beberapa negara yang mau menunjukkan talenta khususnya untuk peselancar.
Setiap kali diadakan kompetisi berselancar, ribuan orang datang dan menyaksikan kegiatan tersebut tanpa mengenal rasa lelahnya.
Jangkauan Pantai Sorake dari pusat pasar Teluk Dalam, ibu kota Nias Selatan tidak terlalu jauh. Jaraknya sekitar 8 km. Mudah untuk dikunjungi karena jalan yang amat bagus sampai ke tempat wisata tersebut.
Kemudian, objek lokasi wisata itu sangat tentram. Masyarakat di sana ramah, bahkan mudah sekali untuk berinteraksi terhadap para pengunjung wisata.
Di Sorake Beach juga mempunyai tempat parkiran yang aman, baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat. Kendaraan yang kita bawa tetap aman, ada petugas parkir yang profesional dalam mengamankan kendaraan para pengunjung. Lahan parkir juga amat luas.
Jadi bagi teman-teman dan kepada kaum muda yang hobinya jalan-jalan yang belum pernah mengunjungi tempat wisata sorake beach, tidak ada salahnya untuk berkunjung ke Pantai Sorake, karena lokasi wisata itu sangat cocok untuk liburan bersama keluarga, teman dan kerabat.
Harapan kita bersama semoga Pantai Sorake tetap dijaga dan dilestarikan. Agar keindahannya dapat memikat para hati para wisatawan dan menjadi pusat perhatian orang banyak. (Tulisan ini kiriman Selestinus Baene SH, alumnus Ilmu Hukum Fakultas Hukum Uniraya.)

