| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com - Medan. Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut tahun 2024 menggairahkan bisnis hotel di Sumut. Dipastikan hunian kamar hotel hingga 100%.
Hal tersebut disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut, Denny S Wardhana, saat dihubungi wartawan, Kamis (1/8/2024).
"Yang pastinya untuk PON, kami PHRI ikut menyukseskan dengan menyiapkan pelayanan hotel dan restoran, seperti untuk menyediakan kamar hotel bagi para atlit dan official," ujar Denny.
Sehingga diminta atau tidak, kata Denny, pihaknya berkewajiban untuk menyediakan layanan hotel dan restoran untuk mendukung para atlit dan official berpartisipasi dalam PON XXI di Sumut.
Sebagaimana diketahui, Pemprov Sumut bekerjasama dengan PHRI Sumut menyediakan sebanyak 96 hotel untuk PON XXI, dengan rincian sekitar 8.000 kamar yang tersebar di 10 Kabupaten/Kota di Sumut ini.
Namun tidak saja di Medan, kata Denny, di seluruh wilayah Sumut, PHRI telah menyiapkan layanan hotel dan restoran, termasuk di daerah-daerah wisata.
Untuk diketahui, pelaksanaan PON XXI di wilayah Sumut, digelar 10 kabupaten/kota, yakni Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Binjai, Langkat, Karo, Pematangsiantar, Simalungun, Toba dan Samosir.
Sedangkan, untuk PON di Sumut, mempertandingkan 34 cabang olahraga, 46 disiplin cabang olahraga, 528 nomor pertandingan, serta diperkirakan akan diikuti oleh 6.281 atlet dan 3.140 official.
Denny mengungkapkan nantinya di setiap hotel, dijadikan tempat akomodasi para peserta PON 2024 ini. Kemudian akan didirikan pameran UMKM Sumut, dengan menjual sovenir hingga produk-produk pelaku UMKM tersebut.
"Kalau dari pemasaran, menyiapkan untuk para UMKM untuk menjual hasil produknya hingga souvernir PON ini," kata Denny.
Ia menambahkan pihaknya akan terus berkordinasi dengan PB PON Wilayah Sumut, termasuk apa saja nanti disiapkan dimasing-masing kamar hotel, dalam keperluan bagi atlit, pelatih dan official selama PON berlangsung.
"Kalau kita menyiapkan akomodasi dan makannya. Kalau ada yang mau diletakkan di kamar-kamar, kita menunggu petunjuk dari PB PON," ujar Denny.

