| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Deli Serdang. Kecaman atas pernyataan Wakil Bupati Lol Lom Suwondo yang menyebut Deli Serdang kabupaten nahdliyin terus mengalir.
Setelah KNPI dan HMI, kini giliran anggota DPRD Sumut, Hendra Cipta yang bersuara. Ia menegaskan pernyataan Wakil Bupati Lom Lom Suwondo itu terkesan mendiskrimatif terhadap ormas-ormas Islam lainya yang ada di daerah tersebut.
"Statemen Wakil Bupati itu tidak pantas disebutkan, karena memecah bela kerukunan ormas Islam yang ada di Kabupaten Deli Serdang," tegas Hendra menjawab wartawan lewat telepon seluler, Selasa (27/5/2025).
Hendra mengatakan, sejumlah ormas Islam yang tumbuh berkembang di Kabupaten Deli Serdang mempunyai catatan panjang dalam mengembankan dan mendukung pembangunan daerah. Karena itu, Wakil Bupati jangan melupakan sejarah.
"Sebutan Deli Serdang kabupaten nahdliyin mengartikan daerah itu Nadiatul Ulama. Sementara, sejumlah ormas islam, seperti Muhammadiyah, Al Wasliyah, dan lain sebagainya masih tumbuh berkembang sampai sekarang. Sebagai wakil bupati tak laik berberbicara seperti itu. Karena, membuat kegaduhan saja di tengah-tengah masyarakat," ujar Hendra.
Menurut Hendra, Lom Lom Suwondo tak mengerti memaknai demontrasi yang dilakukan ribuan kader Al Jami'atul Wasliyah.
"Ribuan kader Al Wasliyah datang ke kantor Pemkab Deli Serdang karena persoalan seketa lahan. Seharusnya Wakil Bupati Lom Lom Suwondo fokus pada persoalan yang dituntut, bukan menyinggung ormas-ormas islam," tegasnya.
Dari itu, kata Hendra, DPRD Sumatera Utara sangat menyayangkan pernyataan tersebut."(Pernyataan) tidak tepat sasaran dalam menerima aksi keluarga besar Al Wasliyah. Sebagai tokoh publik jangan membuat perpecahan ormas islam atas stetmen yang tak bermanfaat," katanya.
BACA JUGA: KNPI dan HMI Kecam Peryataan Wakil Bupati Lom Lom Suwondo Sebut Deli Serdang Kabupaten Nahdliyin
Sementara itu, Wakil Bupati Lom Lom Suwondo menjelaskan, pernyataannya yang menyebut Deli Serdang adalah kabupaten nahdliyin.
"Nahdliyin bisa diartikan sebagai kebangkitan. Artinya, Deli Serdang kabupaten nahdliyin adalah Deli Serdang sebagai kabupaten kebangkitan Al Washliyah," ujarnya.
Sebagaimana diberitakan, ribuan massa Al Washliyah demo di depan Kantor Bupati Deli Serdang di Lubukpakam menuntut Pemkab agar tidak mengambil aset berupa lahan SMP Negeri 2 Galang milik ormas tersebut.
Saat demo berlangsung, Lom Lom Suwondo menemui massa dengan lantang mengatakan bahwa Deli Serdang kabupaten nahdliyin.

