| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Dr Muryanto Amin SSos MSi melantik 5 guru besar dari berbagai fakultas. Pelantikan berlangsung di Gelanggang Mahasiswa USU, Padang Bulan, Medan, Kamis (21/8/2025)
Kelima guru besar baru itu adalah Prof Dr Dardanila M Hum dari Fakultas Ilmu Budaya. Prof Dr dr Mustafa Mahmud Amin M Ked (K.J) MSc-C NSp KJnSubssp B P (K) dari Fakultas Kedokteran.
Kemudian, Prof Dr Dra Nursukma Suri MAg dari Fakultas Ilmu Budaya. Prof Raras Sutatminingsih SPsi MSi PhD Psikolog dari Fakultas Psikologi dan Prof Dr dr Refli Hasan SpPD KKV FINASIM SpJP(K) FasCC dari Fakultas Kedokteran.
Prof Muryanto mengapresiasi kelima guru besar atas kontribusinya mendukung kemajuan universitas, khususnya di bidang akademik, riset dan pengabdian kepada masyarakat.
“Saya berharap riset yang dihasilkan oleh para guru besar memiliki dampak yang signifikan bagi pembangunan dan perkembangan bangsa dan berdampak untuk masyarakat serta universitas,” ujar Prof Muryanto dalam keterangan tertulisnya Jumat (22/8/2025)
Ditegaskan Prof Muryanto, guru besar tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam pengajaran, tetapi juga dalam menciptakan riset inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Guru besar adalah motor penggerak perubahan, tutur Prof Muryanto.
Prof Muryanto memaparkan berbagai pencapaian yang telah diraih universitas. Salah satunya bertambahnya program studi di USU yang mendapat akreditasi internasional. Pengakuan akreditasi internasional itu penting untuk menunjang visi internasionalisasi universitas.
Salah satu guru besar yang dilantik Prof Dr Dardanila M Hum menekankan, hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh para akademisi tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Prof Dardanila yang telah banyak melakukan penelitian di bidang bahasa menegaskan, penelitian yang selama ini dilakukan akan berdampak untuk pengembangan ilmu lingustik dan pelestarian bahasa lokal yang saat ini terancam punah.
Prof Dardanila berharap adanya dukungan dari universitas terhadap penelitian para guru besar agar terjalin sinergi yang kuat antara akademisi dan masyarakat.
"Saya berharap USU terus mendorong pengembangan solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan lokal, sembari mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan pengabdian masyarakat," kata Prof Dardanila.

