| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

PADA 26 Maret 2026 yang lalu, saya berkesempatan berkunjung ke Ibukota Nusantara atau IKN yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang berdekatan langsung dengan Kota Balikpapan. Ketika berkunjung ke sana, dapat dikatakan fasilitas jalan menuju IKN sudah tergolong baik, di mana jalan menuju IKN dapat menggunakan jalan tol untuk mempercepat proses transportasi menuju IKN tersebut.
Memang, belum sepenuhnya jalan tol selesai, namun akses jalan sudah baik dan akan membuat setiap pengunjung lebih cepat menuju IKN. Bukan itu saja, jalan untuk masuk melihat Istana Presiden, kantor kementerian, atau instansi pemerintah lainnya pun sudah sangat baik.
Kantor pemerintahan pun sebagian besar sudah selesai, bahkan sudah ada yang menghuni di sana, seperti calon pegawai negeri sipil maupun para pegawai lain yang sudah ditempatkan dan bertugas di sana.
Memang, belum semuanya terisi, namun lambat laun kemungkinan besar akan terisi. Dan, tidak ada biaya masuk untuk berkunjung ke IKN sehingga masyarakat bebas untuk menikmati area sekitar.
Konsep Smart Environment
Smart environment adalah konsep tata kelola lingkungan hidup yang berkelanjutan, efisien, dan bertanggung jawab dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk menciptakan kota yang nyaman, bersih, dan asri.
Dapat saya katakan bahwa IKN sepertinya menerapkan konsep smart environment dalam proses pembangunan. Saya melihat bagaimana lingkungan sekitar dikelilingi oleh pepohonan, bunga, dan jenis flora lainnya untuk menciptakan sebuah estetika yang indah sebagai sebuah kota.
Dapat dikatakan bahwa konsep IKN yang memperhatikan lingkungan di sekitar agar menciptakan kesejukan, lingkungan yang aman, asri, dan menyenangkan dapat terwujud.
Namun, harus diperhatikan juga agar daerah sekitar IKN jangan sampai dieksploitasi dengan pembangunan yang masif, baik itu perusahaan maupun pabrik. Hal itu akan meruntuhkan suasana IKN yang menerapkan lingkungan yang asri dan nyaman.
Celakanya, ketika IKN terus berkembang dari tahun ke tahun, maka akan marak pembangunan gedung-gedung perusahaan maupun industri lain yang membahayakan kelestarian lingkungan.
Menjadi sebuah perhatian yang penting. Konsep IKN harus sebagai smart environment, di mana hanya sebagai pusat ibu kota yang tetap memelihara lingkungan alam, bukan disalahgunakan menjadi kota yang padat penduduk, bisnis, dan lainnya.
Sebagaimana konsep awal smart environment, itulah yang harus ditonjolkan. Lahan-lahan yang masih ada di sekitar IKN jangan sampai menjadi lahan perkebunan maupun daerah tambang yang akan merusak semangat pelestarian lingkungan.
Saya pribadi berharap, konsep IKN yang sekarang tetap dipelihara secara terus-menerus. Selain itu, air di sekitar wilayah perkantoran di IKN sudah baik dan terus dirawat, di mana para pekerja menetap di sana untuk melaksanakan tugasnya masing-masing.
Sudah tersedia juga tempat untuk beristirahat, makan, maupun minum di area perkantoran yang terasa nyaman dan sejuk.
Hal tersebut sebenarnya akan memberikan rasa nyaman dan aman saat sudah dipergunakan secara penuh oleh para pegawai pemerintah sehingga dapat meningkatkan efektivitas kerja dan pelayanan publik yang maksimal.
Ditempati dan Dirawat
Sebagai sebuah masukan agar area perkantoran di IKN segera ditempati dan diisi oleh para pegawai pemerintah. Dengan ditempati, maka di situlah proses perawatan berlangsung.
Setiap gedung-gedung perkantoran yang sudah dibangun namun tidak ditempati, maka secara perlahan akan rusak dan hancur.
Semuanya menjadi percuma dan sia-sia. Anggaran pembangunan IKN terbuang sia-sia karena tidak ditempati dan dirawat. Saya melihat sendiri bahwa beberapa gedung kementerian sudah selesai dibangun, namun hanya beberapa saja yang sudah ditempati oleh calon pegawai negeri sipil maupun para pegawai lainnya yang bertugas di sana. Terutama di kantor Otorita IKN yang sudah dihuni dan digunakan oleh beberapa pegawai.
Selain itu, kebanyakan dikunjungi oleh masyarakat untuk mengabadikan momen dengan berfoto dan memvideo setiap area perkantoran. Jadi, dapat diperhatikan bersama agar perlahan gedung perkantoran di IKN segera ditempati dan sarana prasarana di sana dirawat dengan baik.
Selanjutnya, patut diketahui ketika area sekitar Istana Negara dijaga ketat oleh petugas pengamanan maupun semacam petugas protokoler agar setiap pengunjung yang ingin berfoto di Istana Negara wajib memakai sepatu, dan barang bawaan seperti tas diperiksa dengan detail serta dilarang untuk memvideo dan live streaming saat masuk ke area Istana Negara. Jadi, tidak semua orang dapat masuk ke area istana dikarenakan ada standar operasional prosedur yang harus dipatuhi bersama.
Oleh karenanya, dapat dikatakan bahwa pembangunan IKN sudah mencapai progres yang baik, tinggal ada beberapa catatan untuk pemeliharaan lingkungan yang harus terjaga, perawatan gedung, dan pengisian para pegawai agar aktivitas di IKN tetap berjalan.
Konsep smart environment harus tetap dijaga dan proses pengamanan terhadap tindak kejahatan menjadi perhatian juga agar tidak menjadi sorotan buruk publik terhadap IKN.
BACA JUGA: Menguatkan Minat Baca di Tengah Era Digital
Semoga saja, anggaran besar yang telah dikucurkan tidak sia-sia. Waktu lalu, banyak masyarakat yang tidak setuju dengan pembangunan IKN. Namun, dengan sudah terbentuknya IKN harus tetap dipelihara, terawat, dan memiliki manfaat.
====
Penulis Staf Bawaslu dan Alumnus FH Unika St Thomas Sumut
====
medanbisnisdaily.com menerima tulisan (opini/artikel) terkait isu-isu aktual masalah ekonomi, politik, hukum, budaya dan lainnya. Tulisan hendaknya ORISINAL, belum pernah dimuat dan TIDAK DIKIRIM ke media lain. Tulisan tidak dikirim dalam bentuk lampiran email, namun langsung dimuat di badan email, disertai dengan lampiran KARTU IDENTITAS (KTP/SIM/DLL), FOTO (minimal 700 px dalam format JPEG/posisi lanskap), DATA DIRI SINGKAT (dicantumkan di akhir tulisan), nama akun FB dan No HP/WA. Panjang tulisan 5.500-6.500 karakter. Redaksi berhak mengubah judul dan sebagian isi tanpa mengubah makna. Isi artikel sepenuhnya tanggung jawab penulis. Kirimkan tulisan Anda ke: [email protected]. Tidak ada korespondensi terkait layak atau tidaknya tulisan Anda diterbitkan. Silahkan bergabung di Halaman FB MedanBisnis Daily atau grup FB medanbisnisdaily.com untuk mengetahui artikel-artikel yang ditayangkan atau kunjungi website: medanbisnisdaily.com

