| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Regal Springs Indonesia (PT Aqua Farm Nusantara), bersama Fakultas Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Next Wave Leaders: Mastering Aquaculture & Industry Skills” pada Selasa (22/5/2026) di Fakultas Pertanian – USU.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Nota Kesepahaman (MoA) yang telah ditandatangani pada tahun 2024, sebagai upaya mendorong sinergi antara dunia industri dan akademik dalam pengembangan sektor akuakultur di Indonesia sekaligus memperkuat sinergi antara dunia industri dan akademik dalam mencetak tenaga ahli akuakultur yang kompeten.
Kuliah umum ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai program studi di Fakultas Pertanian, di antaranya Manajemen Sumber Daya Perairan, Agroteknologi, Agribisnis, Teknologi Pangan, Peternakan, dan Teknik Pertanian dan Biosistem yang relevan dengan sektor pangan dan akuakultur sebagai sektor strategis ketahanan pangan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, President Director Regal Springs Indonesia, Rudolf Hoeffelman, menegaskan bahwa akuakultur bukan sekadar soal budidaya ikan, melainkan tentang pengelolaan sumber daya alam secara bijak, menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab lingkungan, serta mengambil keputusan yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat dan ekosistem
“Di sinilah pentingnya mengasah kepemimpinan bagi generasi muda, terutama dalam menghadapi kompleksitas industri akuakultur khususnya budidaya perikanan yang semakin berkembang dan dalam menghadapi dinamika pasar global di masa mendatang,” jelasnya sebagaimana disampaikan dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026)
Sementara itu Dekan Fakultas Pertanian, USU Prof Dr Ir Tavi Supriana MS., mengapresiasi kuliah umum kolaboratif antara Regal Springs Indonesia dan Fakultas Pertanian ini.
“Kolaborasi ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam menjembatani kebutuhan dunia akademik dan industri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga wawasan praktis mengenai tantangan dan peluang di industri, termasuk pentingnya adaptasi terhadap dinamika pasar, operasional, serta penerapan standar keberlanjutan.,” ujar Prof Tavi.
Nota Kesepakatan yang menjadi landasan kegiatan ini mencakup sejumlah pilar kerja sama, antara lain program knowledge-sharing, penelitian bersama, serta pemagangan di Regal Springs Indonesia. Seluruh program dirancang untuk menjembatani antara kurikulum akademik dan kebutuhan nyata industri, sekaligus membuka jalur karier nyata bagi lulusan perguruan tinggi di sektor perikanan.
Kuliah umum ini menghadirkan tiga narasumber. Rudolf Hoeffelman selaku Key Speaker memaparkan visi dan tantangan industri akuakultur global dari perspektif kepemimpinan perusahaan. Friska S Saragih SSi MSi, Lake Manager Regal Springs Indonesia, berbagi pengalaman langsung mengelola operasional budidaya ikan tilapia yang bertanggungjawab.
Sementara itu, Adrian Hilman STP MSc PhD, Dosen Program Studi S1 Teknologi Pangan FP USU, memberikan perspektif akademik mengenai inovasi teknologi pangan berbasis hasil perikanan. Jalannya diskusi dipandu oleh moderator Nursa’adah SST MAgr, Dosen Prodi Agroteknologi FP USU.
Ke depan, kolaborasi antara Regal Springs Indonesia dan Universitas Sumatera Utara diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi nyata dalam mencetak talenta unggul serta mendorong daya saing industri akuakultur Indonesia di tingkat global.

