| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Nias Utara. Operasi pencarian terhadap seorang warga yang diterkam buaya di Perairan Ture Zoulihe, Desa Muzoi, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Kepulauan Nias, Sumatra Utara resmi dihentikan pada hari ketujuh, Senin (4/5/2026). Korban atas nama Otiaro Gea (50) dinyatakan hilang setelah upaya maksimal tim gabungan tidak membuahkan hasil.
Kepala Kantor SAR Nias, Putu Arga Sudjarwadi, menyampaikan bahwa penghentian operasi dilakukan sesuai prosedur operasi SAR kondisi membahayakan manusia (KMM), yakni setelah tujuh hari pencarian tanpa adanya tanda-tanda keberadaan korban.
“Setelah upaya pencarian maksimal dilakukan sejak hari pertama hingga hari ketujuh, Tim SAR Gabungan bersama keluarga korban dan masyarakat melaksanakan musyawarah. Berdasarkan kesepakatan bersama, operasi pencarian dihentikan dan korban dinyatakan hilang,” ujar Putu Arga Sudjarwadi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/5/2026).
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu (27/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, korban bersama tiga rekannya tengah mencari ikan di perairan tersebut. Tiba-tiba korban diterkam buaya dan tidak sempat diselamatkan.
Rekan korban sempat meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian awal, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Keesokan harinya, laporan resmi disampaikan ke Kantor SAR Nias untuk permohonan bantuan pencarian.
Memasuki hari ketujuh, Tim Rescue Kantor SAR Nias bersama Tim SAR Gabungan melakukan briefing, pengecekan peralatan, dan melanjutkan pencarian ke arah laut serta muara yang diduga menjadi lokasi keberadaan buaya. Namun hingga operasi berakhir, korban belum ditemukan.
“Apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban dan membutuhkan proses evakuasi, maka operasi SAR akan dibuka kembali,” tambah Putu Arga.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian, di antaranya Pos AL Lahewa, Koramil Lahewa, Polsek Lahewa, BPBD Kabupaten Nias Utara, serta keluarga dan masyarakat setempat. Seluruh personel telah dikembalikan ke satuan masing-masing.
“Kami turut berdukacita yang mendalam kepada keluarga korban, dan berharap keluarga diberikan ketabahan serta keikhlasan,” tutupnya.

