| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Ketua Yayasan Sari Mutiara Indonesia, Dr Parlindungan Purba SH MM, resmi menutup Workshop Inclusive Publication Camp (In-Camp) tahun 2026 yang berlangsung di Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia, Kamis (11/6/3026). Program ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) dengan USM Indonesia.
Workshop Inclusive Publication Camp (In-Camp) merupakan program lokakarya dan pendampingan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Ditjen Risbang untuk membantu dosen menuntaskan artikel ilmiah hingga siap kirim ke jurnal bereputasi. Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas publikasi ilmiah secara merata di seluruh Indonesia.
Parlindungan Purba memberikan apresiasi terhadap Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan melalui Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan yang dipimpin Heri Kuswanto selaku Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, yang telah mengadakan Workshop In-Camp tahun 2026 dari tanggal 9 Juni 2026 hingga 12 Juni 2026 di Universitas Sari Mutiara Indonesia. Parlindungan Purba juga memberikan apresiasi atas kepercayaan terhadap Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia untuk bekerjasama menyelenggarakan workshop yang diikuti sekitar 50 dosen dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Pulau Sumatra tersebut.
"Workshop ini sangat bermanfaat bagi para dosen untuk melatih dan mengembangkan kemampuan dalam membuat karya tulis ilmiah yang layak untuk dipublikasikan dalam jurnal ilmiah internasional. Karena itu, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap Bapak Heri Kuswanto selaku Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan yang telah menginisiasi kegiatan ini bekerjasama dengan USM Indonesia," tuturnya.
Parlindungan Puba juga memberikan apresiasi terhadap para pendamping dan fasilitator yang telah memberikan materi mengenai pembuatan karya tulis ilmiah.
Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Heri Kuswanto, memberikan apresiasi terhadap para dosen dari berbagai perguruan tinggi di Sumatra yang telah bersedia menjadi peserta Workshop Inclusive Publication Camp (In-Camp) tahun 2026 tersebut.
Heri berharap melalui workshop tersebut para dosen dapat semakin giat dalam membuat karya tulis ilmiah di jurnal internasional. "Kalau karya tulis Bapak dan Ibu ditolak dan dikembalikan, jangan berkecil hati dan menyerah. Saya sendiri sering mengalami hal itu. Tapi setiap tulisan yang dikembalikan selalu disertai dengan catatan. Dan dari catatan itu kita mengetahui bagian mana yang perlu dilengkapi. Teruslah berusaha hingga akhirnya karya tulis kita dapat dipublikasikan dalam jurnal ilmiah, utamanya yang berskala internasional," jelasnya.
Heri Kuswanto juga memberikan apresiasi terhadap USM Indonesia atas kerjasamanya dalam menyelenggarakan workshop ini. "Terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Universitas Sari Mutiara Indonesia dalam memajukan dunia pendidikan tinggi kita. Semoga USM Indonesia semakin bertambah maju," tegasnya.
Rektor USM Indonesia, Ivan Elisabeth Purba, memberikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi kepada universitas tersebut sebagai lokasi penyelenggaraan workshop itu.
"Saya juga berharap agar Bapak dan Ibu dapat membuat karya tulis ilmiah yang lebih baik dari sebelumnya. Jangan pernah menyerah. Terus berusaha hingga akhirnya karya tulis kita layak dipublikasikan dalam jurnal ilmiah," tuturnya.

