| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Anggota DPRD Kota Medan, Ade Taufik mengajak generasi muda untuk terus memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital.
Ajakan tersebut disampaikannya dalam kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang dihadiri masyarakat serta tokoh pemuda.
Kegiatan ini digelar di sejumlah lokasi, di antaranya Jalan Garu III Kelurahan Harjosari 1 Kecamatan Medan Amplas, Jalan Kerang Kelurahan Amplas Kecamatan Medan Amplas, Jalan Brigjen Katamso Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Maimun, serta Jalan Darussalam No 32 Kelurahan Sei Sikambing D Kecamatan Medan Petisah, pada Sabtu (20/6/2026) hingga Minggu (21/6/2026).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan ini menegaskan bahwa generasi muda merupakan aset bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. Karena itu, anak muda tidak boleh kehilangan jati diri akibat pengaruh negatif media sosial, budaya asing, maupun informasi yang tidak terverifikasi.
“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Anak muda harus menjadi pelopor persatuan, toleransi, serta menjaga semangat gotong royong di tengah keberagaman,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini jauh berbeda dibandingkan sebelumnya. Kemajuan teknologi membawa manfaat besar, namun juga menghadirkan risiko seperti penyebaran hoaks, intoleransi, perundungan digital, hingga menurunnya rasa cinta tanah air.
Karena itu, ia menilai pemahaman yang kuat terhadap Pancasila dan wawasan kebangsaan menjadi benteng penting dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut.
Ia juga mendorong anak muda untuk lebih aktif dalam kegiatan positif seperti organisasi kemasyarakatan, kegiatan sosial, olahraga, kewirausahaan, serta pengembangan keterampilan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
“Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi jadilah generasi yang mampu menciptakan inovasi dan membawa perubahan positif bagi bangsa. Anak muda harus menjadi agen persatuan, bukan justru terpecah karena perbedaan suku, agama, maupun pilihan politik,” katanya.
Ade Taufik menambahkan, semangat kebangsaan harus terus dirawat agar Indonesia tetap kokoh sebagai bangsa berlandaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
Ia berharap melalui kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini dapat lahir generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap masa depan bangsa dan negara.

