| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Samosir. Even internasional lari lintas alam Trail of The Kings (ToTK) by UTMB 2026 resmi bergulir di Kabupaten Samosir. Dimulainya rangkaian kegiatan ditandai dengan pemukulan taganing (gendang) oleh Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, pada malam penyambutan (welcome dinner) di Hotel Labersa, Desa Simarmata, Jumat (12/6/2026).
Para pelari dari berbagai negara tampak berbaur dan menikmati suasana khas Pulau Samosir sebagai tuan rumah ajang internasional tersebut. Welcome dinner menjadi penanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan Trail of The Kings 2026.
Kehadiran sekitar seribuan peserta dari 34 negara disambut langsung Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Turut hadir dalam gala dinner tersebut Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, Regional Director and Head of Trail Running UTMB Tanya Ann Carol, UTMB Director of Trail Running Paul Hadel, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumut Yudha Pratiwi Setiawan, Direktur Utama BPODT Arditama Nusantara Putra, unsur Forkopimda Samosir, SAB Rudi Samosir, Rudi SM Siahaan, Asisten II Hotraja Sitanggang, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Samosir Tetty Naibaho, Direktur Utama PT Cipta Aksi Bersama (Creation) Andre Ginting serta sejumlah pimpinan OPD.
Pemukulan gondang dilakukan sebagai simbol kick off pelaksanaan ToTK 2026 sekaligus memperkenalkan identitas budaya Batak kepada para pelari yang datang dari berbagai belahan dunia.
Pada kesempatan itu, panitia juga meluncurkan Race Jersey Trail of The Kings 2026 melalui peragaan busana yang menampilkan berbagai perlengkapan resmi lomba. Selain jersey, turut diperkenalkan medali dan plakat yang akan menjadi simbol perjuangan para pelari menaklukkan lintasan di Samosir.
Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk mengatakan, kehadiran ribuan pelari nasional dan internasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Samosir.
Menurutnya, event yang telah menjadi bagian dari kalender dunia trail running tersebut merupakan kesempatan emas untuk memperkenalkan keindahan alam Danau Toba kepada dunia.
"Ini merupakan momentum penting bagi kebangkitan pariwisata Samosir yang siap tampil di panggung dunia sebagai destinasi olahraga internasional, petualangan dan ekowisata yang menawarkan keindahan alam yang menantang sekaligus mempesona," ujarnya.
Ariston menilai kepercayaan yang diberikan kepada Samosir sebagai lokasi penyelenggaraan membuktikan bahwa daerah tersebut memiliki daya saing dan kesiapan menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional.
"Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami menyampaikan selamat datang," katanya.
Ia berharap para peserta tidak hanya fokus pada kompetisi, tetapi juga menikmati pengalaman selama berada di kawasan Danau Toba dan Samosir.
"Peserta bukan hanya melintasi jalur lomba, tetapi juga menyusuri kekayaan alam dan budaya yang dimiliki Samosir," ucapnya.
Menurut Ariston, saat menjelajahi jalur lintasan perbukitan, hutan dan tepian Danau Toba, para pelari akan dapat merasakan jiwa Samosir melalui keramahan masyarakat, senyuman penduduk serta kebersamaan yang hangat.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Pj Sekda Sumut Sulaiman Harahap mengatakan, jamuan makan malam tersebut bukan sekadar acara penyambutan, melainkan momentum mempererat persahabatan antarbangsa sekaligus memperkenalkan Danau Toba kepada masyarakat dunia.
Ia menyebut Danau Toba merupakan anugerah alam yang memiliki potensi besar dalam pengembangan sport tourism.
"Panorama kaldera yang megah, bentang alam yang eksotis dan budaya yang kaya menjadi kombinasi yang sulit ditemukan di tempat lain," ungkapnya.
Menurut Sulaiman, peningkatan jumlah peserta Trail of The Kings dari tahun ke tahun menunjukkan semakin besarnya kepercayaan dunia terhadap Danau Toba sebagai destinasi olahraga internasional.
"Capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan seluruh pemangku kepentingan," katanya.
Dengan dimulainya rangkaian Trail of The Kings by UTMB 2026, Kabupaten Samosir kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi sport tourism unggulan Indonesia yang semakin dikenal di panggung internasional.
Di tengah pesona Danau Toba yang membentang luas, ribuan pelari pun bersiap mengukir cerita dan pengalaman. Direncanakan, Gubernur Sumatera Utara akan melepas peserta lomba kategori 100K dari Waterfront City Pangururan pada dini hari.

