| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Berangkat dari rasa kebersamaan dan itikad baik dari kaum ibu yang tergabung dari beberapa grup pengajian dan arisan di kota Medan, tercetus sebuah visi membentuk perkumpulan pengajian bernama Pengajian Muslimah Sumut (PMS).
Kepengurusan PSM yang terbentuk Rabu, (11/7/2018) itu bermula hasil pertemuan rapat perdana di Istana Koki, Jalan Cik Ditiro, Medan, baru-baru ini, yang dihadiri beberapa calon pengurus.
Dalam siaran pers yang diterima medanbisnisdaily.com, Kamis (12/7/2018), Hj Fatmawaty, terpilih sebagai ketua. Ia Fatmawaty menyebutkan, pengajian yang terbentuk ini berbeda dengan pengajian umumnya yang sudah ada.
"Kita akan buat legalitasnya secara hukum. Agar ibu-ibu yang hadir dalam perkumpulan ini tidak sekadar datang mendengar ceramah saja kemudian pulang. Setidaknya ada bekal atau pengetahuan yang bisa diterapkan secara rutin menjadi amalan setiap harinya", "ujarnya.
Ke depan, sambungnya, juga akan bentuk PMS untuk ibu-ibu di kabupaten/kota se-Sumatera Utara."Nanti kita undang para calon pengurus yang sudah kita seleksi dari masing-masing daerah, lalu kita adakan bimbingan teknis, tujuannya agar pengajian ini menjadi pengajian yang benar-benar dicintai jamaahnya. Karenanya, nanti akan disusun banyak program terkait keberadaan muslimah dan segala aktivitasnya di bidang agama," ujar mantan Ketua DPRD Deliserdang ini.
Sekretaris Pengajian Muslimah Sumut, Hj Fenty Iska, menambahkan, banyaknya minat para ibu yang ingin bergabung dalam pengajian baru ini menjadi motivasi untuk secepatnya merealisasikan perkumpulan ini dalam waktu dekat, dengan mengadakan pertemuan perdana sekaligus penyampaian visi dan misi PMS.
"Secepatnya kita bentuk susunan pengurus, kemudian kita juga akan buat AD/ARTnya. Lalu untuk legalitas PMS, nanti kita akan audiensi juga ke bapak gubernur dan ibu sebagai pembina dan penasihat kita," ujarnya.
Selain kegiatan tausiyah, perkumpulan ini juga akan menyusun program kerja. Termasuk pembentukan DPC-DPC, program pelatihan seperti belajar Alquran, diklat mengenai politik islam dan perempuan, seminar Islam terkait dengan keberadaan dan aktivitas perempuan, khataman qur an dan ibadah fardhu kifayah.
“Saat ini kita sudah menghubungi pihak pengurus Masjid Agung dan Masjid Al Musannif kompleks Cemara Asri Medan. Insya Allah untuk pertemuan perdana kita akan adakan di salah satu masjid tersebut,"jelas Fenty Iska.
Sampai hari ini sudah ada sekitar 800-an ibu dari berbagai kelompok pengajian yang akan menjadi anggota PMS.
"Ini bukan pekerjaan mudah, untuk menyatukan persepsi dan tujuan kita dalam meraih keberkahan dunia dan akhirat. Ikhlas beribadah, untuk kebaikan bersama," tuturnya.

