| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Setelah melakukan penataan parkir di pasar sukaramai dan pasar simpang limun, Dinas Perhubungan (Dishub) Medan melanjutkan aksinya dengan menggembosi kendaraan yang parkir liar dan parkir berlapis.
Setidaknya ada 9 unit mobil yang digembosi petugas Dishub Medan karena parkir berlapis di sekolah Methodis Jalan Perintis Kemerdekaan dan Sekolah Sutomo di Jalan Thamrin.
Petugas Dishub Medan langsung mencopot pentil ban mobil yang kedapatan parkir berlapis. Hal ini dilakukan agar para pemilik mobil tidak lagi memarkirkan kendaraannya sesuka hati.
"Di Jalan Perintis kemerdekaan / indosat dekat sekolah methodis ada 4 unit mobil digembos, dan 5 mobil di Jalan Thamrin dekat sekolah Sutomo," ujar Kadishub Medan, Renward Parapat, di Medan, Rabu (29/8/2018).
Renward menuturkan pihaknya akan melakukan razia atau penertiban kendaraan berlapis secara rutin. "Kalau tidak mau kendaraannya digembosi, jangan parkir berlapis," ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin menyebut kemacetan di Kota Medan semakin hari semakin bertambah parah. Dia menilai parkir berlapis juga dianggap penyebab utama kemacetan.
Maka dari itu, dia menginstruksikan Kadis Perhubungan Kota Medan Renward Parapat untuk segera menertibkan seluruh parkir liar maupun berlapis yang ada di Kota Medan.
"Kondisi parkir liar maupun berlapis di Kota Medan sudah cukup parah sehingga harus ditertibkan. Tidak hanya di ruang milik jalan (rumija), trotoar maupun jalur pedestrian juga dijadikan sebagai lokasi parkir. Selain memicu kemacetan, estetika kota pun ikut terganggu," ujar Eldin.
“Saya minta seluruh parkir liar dan berlapis yang ada di Kota Medan ditertibkan, termasuk parkir depan sekolah yang selama ini sangat mengganggu kenyamanan masyarakat pengguna jalann," imbuhnya.

