| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Kelompok diskusi kampus, Barisan Demokrasi (Barsdem), menggelar bedah buku "Seabad Kontroversi Sejarah" karya Asvi Warman Adam. Bedah buku direncanakan di Kampus Universitas HKBP Nommensen Medan, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Jumat (1/3/2019) pukul 14.00 WIB. Demikian dikatakan Robby Fibrianto Sirait, fasilitator diskusi.
Dijelaskannya, sejak pemerintahan Soekarno, rekayasa sejarah sudah mulai dilakukan. Selama 350 tahun Indonesia dijajah, diajarkan dan diatur dalam kurikulum sehingga itu dianggap sebagai kebenaran sejarah. Namun, hal itu tidak benar adanya!
Sama seperti materi pelajaran G30S/PKI yang diajarkan di sekolah, yang menyebutkan pelaku gerakan tersebut dianggap adalah PKI, namun kenyatanyannya tidak seperti itu! Masih menjadi kontroversi. "Artinya, kita telah dibohongi selama ini. Bagaimana sebenarnya yang terjadi? Itulah bagian dari diskusi kita," kata Robby Fibrianto.

