| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |
Medanbisnisdaily.com - Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok merasa karier politiknya telah selesai. Ahok mengatakan banyak orang yang telah melabeli dirinya sebagai penista agama.
Awalnya Ahok bicara panjang lebar mengenai kehidupannya saat dipenjara di Mako Brimob, Depok. Ahok merasa bersyukur dan menyadari tentang pentingnya seorang pejabat publik.
"Salah satu yang saya syukuri, saya menyadari menjadi seorang pejabat publik, saya mau jadi pejabat publik karena saya mempunyai empati, saya mempunyai belas kasihan sama orang yang saya tidak bisa lakukan dengan uang saya. Makanya kadang-kadang saya murah hati, kenapa? Bukan uang saya kok yang saya pakai, uang saya nggak cukup untuk orang yang begitu banyak," kata Ahok dalam video yang diunggah channel YouTube Panggil Saya BTP seperti dilihat, Selasa (23/7/2019).
Ahok kemudian bicara soal tawaran kerja dari sahabatnya. Dia berpikir tak akan bisa membantu orang miskin jika bekerja kepada orang lain.
"Sama dengan sekarang saya lagi bergumul, ada teman mau menggaji saya cukup besar, saya juga pikirkan juga dalam tahanan, kalau saya kerja sama dia, saya nggak bisa bantu orang miski
Barulah Ahok bicara soal karier politiknya yang dianggap telah usai. Menurut dia, banyak orang yang menyebut dirinya sebagai penista agama.
"Lalu orang berpikir, kalau begitu mau jadi pejabat lagi, saya sudah selesai karir politik saya sebenarnya, saya katakan. Orang mayoritas beragama sudah mencap saya dengan stempel penista. Lalu kelas menengah terutama ibu-ibu marah juga sama saya karena urusan perceraian dan pernikahan saya," ujar dia.
Terlepas dari itu, Ahok mengatakan selalu berusaha membantu orang miskin selama dirinya menjadi pejabat publik. Ahok merasa dirinya mempunyai kemurahan hati terhadap orang-orang kecil.
"Saya selama ini menjadi pejabat mempunyai empati kepada orang miskin dan membutuhkan, saya mempunyai kemurahan hati karena bukan uang saya juga, uang saya juga saya pakai," ujarnya. dtc

