| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Pertamina tak menampik jika di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Sumatera Utara, mengalami kehabisan stok BBM jenis Pertalite. Seperti dari informasi yang dihimpun wartawan dalam beberapa hari terakhir, sejumlah SPBU di Kota Medan, Binjai bahkan di Langkat, terjadi kekosongan Pertalite. Stok hanya ada sampai siang hari.
Laporan dari Tarmizi, warga Langkat pada Sabtu (02/10/2021) menyebutkan jika SPBU Perdamaian di Stabat, kehabisan stok. Saat memasuki SPBU, terpampang tulisan "Pertalite dalam Pengiriman".
Di Medan, salah satu SPBU di Jalan Gagak Hitam, Minggu (03/10/2021) malam, juga kehabisan stok Pertalite. Oleh petugas di sana mengatakan, stok sebelumnya ada tetapi sudah habis diisikan ke kendaraan bermotor.
Menurut Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Taufikurachman, sebenarnya stok Pertalite untuk wilayah penyaluran Sumut, dalam kondisi aman.
Namun ia mengakui konsumsi Pertalite naik drastis sejak status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) turun level di Sumut. Itu Seperti Medan dari sebelumnya level 4 ke level 3.
"Oh nggak, ini saya lagi mutar-mutar ini di Medan di SPBU masih aman kok. Intinya bagaimana pun juga kita pengen seluruhnya lancar. Cuma memang tidak ada yang namanya kekosongan," ujar Taufikurachman menjawab konfirmasi medanbisnisdaily.com, Senin (04/10/2021).
Pertamina, lanjut Taufikurachman, tetap melayani semua SPBU. "Ini saya lagi keliling-keliling ini. Alhamdulillah di (Jalan) Sisingamangaraja aman. Pokoknya kita layani semua. Iya intinya tidak ada masalah," ujarnya.
Ia menambahkan, sejak PPKM turun level di Sumut, mendongkrak konsumsi BBM, termasuk pertalite. "Iyalah yang namanya PPKM, sekarang turun wah sudah ramai. Sehingga memang kita betul-betul harus menyiapkan segala sesuatunya agar tetap lancar aeperti.sediakala. Kita tetap standby kok," pungkasnya.

