| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Dairi. Lomba solu (sampan) tradisional Batak yang digelar Luga Comunity di Tao Silalahi (Danau Toba), bertempat di dermaga apung Desa Silalahi II, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Minggu (22/12/2024), berjalan sukses dan meriah.
Para pengunjung yang datang ke Tao Silalahi pun sangat antusias menyaksikan lomba solu yang digelar dalam rangka meriahkan perayaan akhir tahun 2024 dan menyambut Tahun Baru 2025.
Adapun juara 1 lomba solu tersebut, tim Hipas Sitanggang dari Silahisabungan, mendapatkan hadiah berupa uang Rp 3.000.000.
Untuk juara kedua adalah tim Amran Simarmata dari Silahisabungan, mendapatkan hadiah uang Rp 2.000.000.
Sedangkan juara ketiga, tim Ontri Sipayung dari Kabupaten Samosir,
mendapatkan hadiah uang Rp 1000.000.
Bagi tim yang meraih juara Keempat juga mendapat hadiah uang Rp 200.000.
Sebelum perlombaan dimulai ketua panitia, Bona Pintu Batu mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang sudah meluangkan tenaga, waktu dan fikiran dalam menyukseskan kegiatan ini.
"Lomba solu ini merupakan kegiatan budaya untuk mengangkat kearifan lokal masyarakat yang ada di Silahisabungan," ucapnya.
Untuk itu, dirinya berharap di tahun-tahun yang akan datang seluruh kepala desa yang ada di kecamatan Silahisabungan, baik itu di Silalahi I, Silalahi II, Silalahi III, Paropo,dan Paropo I, bisa saling kerjasama.
"Masih banyak kekurangan panitia dalam melaksanakan lomba Solu ini, sehingga diperlukan kerjasama,"' kata Bona.
Kerja sama ini sangat perlu, agar di tahun 2025, seluruh kepala desa di Dairi khususnya di Silahisabungan, bisa membuat terobosan baru untuk membuat kegiatan ini lebih meriah lagi.
"Kita ingin program yang digagas Luga Comunity ini, tidak berakhir sampai disini dan ingin membuat kegiatan ini kedepan lebih meriah," ujarnya.
Untuk itu, agar kegiatan ini bisa terus berkesinambungan Luga Comunity sangat berharap bantuan dan masukan dari semua pihak terutama pemerintah desa, kecamatan dan kabupaten dan pihak sponsor.
"Pemuda-pemudi yang bergabung di Luga Comunity sangat berharap masukan-masukan dari berbagai pihak, agar kegiatan ini bisa terus berkesinambungan," harapnya.
"Mari kita menjunjung sifat membangun, bukan menjatuhkan. Kita akan membuat kegiatan ini di tahun berikutnya lebih matang lagi," sambungnya.
Dimana pemerintah juga telah mencanangkan Silahisabungan ini sebagai daerah pariwisata super prioritas di kawasan Danau Toba.
"Maka, lomba Solu ini kita harapkan bisa menarik kunjungan wisatawan ke Tao Silalahi," terangnya.
Sementara itu, Kepala Desa Silalahi II, Belman Silalahi mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta lomba solu.
Ia pun berharap kepada panitia lomba, agar berbuat yang seadil-adilnya supaya perlombaan ini bisa berjalan baik.
"Mari kita menjujung sportifitas dan keamanan, karena lomba ini sangat beresiko dengan keselamatan," imbaunya.
Mudah-mudahan even lomba solu ini dapat sebagai acuan, agar tahun depan lebih baik lagi. dan jadikan ini sebagai tolak ukur untuk evaluasi di tahun-tahun berikutnya.
Kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan tari-tarian daerah dan hiburan lainnya.

