| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Dairi. Lokasi air terjun Lae Pendaroh yang berada di Jalan Sidikalang-Medan Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara baru-baru ini sempat viral di medsos.
Viralnya tempat wisata tersebut lantaran pihak pengelola seakan-akan melakukan pengutipan liar (Pungli) sebesar Rp 3.000 kepada pengunjung.
Namun, apa yang diviralkan salah seorang konten kreator tersebut tidak begitu cerita sebenarnya, karena kutipan uang itu untuk spot foto yang disediakan pihak pengelola.
Menurut pihak pengelola boru Siregar dan suaminya marga Pane, menjelaskan, saat itu si konten kreator datang ke lokasi air terjun, dia memarkirkan motornya di dekat jembatan.
Karena dianggap membahayakan bagi keselamatan pengendara lainnya, maka pihak pengelola pun meminta agar pemilik motor memindahkan motornya.
"Bang tolong pindahkan motornya ke tempat parkir, nanti kalau terjadi sesuatu kami yang disalahkan. Tapi si konten kreator bilang hanya sebentar saja," kata boru Siregar, Kamis (30/1/2025).
Si konten kreator pun selanjutnya kesana kemari untuk mengambil vidio dan foto yang ada di lokasi air terjun yang dikelola mereka.
Usai mengambil video dan foto si konten kreator pun langsung naik di atas motornya dan ingin langsung pergi.
"Saat si konten kreator hendak pergi, kami pun menghampirinya dan mengatakan mengambil foto dan vidio di lokasi air terjun bayar Rp 3.000.
Akan tetapi si konten kreator, yang posisinya berada diatas sepeda motor keberatan dan bertanya apa kalau mengambil foto dan video di sini harus bayar.
"Jadi seolah-olah kami melakukan Pungli saat dia berada di atas motor. Padahal kalau parkir disini gratis," kata boru Siregar.
Sambil duduk diatas motor si konten kreator menyerahkan uang dan merekam video sambil berkata "hallo gaes, melintas di sini bayar Rp 3.000". Hal itu pun viral di medsos.
"Usai viral di media sosial, kami pun sempat didatangi pihak kepolisian dan Pemkab Dairi, karena kami seakan-akan melakukan Pungli," ujarnya.
Oleh karena itu, sekarang ini kalau ada yang parkir sembarangan dan membuat macet, mereka tidak mau menegur dan membiarkannya saja.
"Kalau ada kendaraan yang parkir sembarangan kami biarkan saja, dari pada nanti kami viral lagi," ujarnya.
Meskipun sempat viral di media sosial, lokasi air terjun Lae Pendaroh semangkin ramai didatangi pengunjung.
"Sekarang mangkin tambah ramai pengunjung yang datang ke lokasi air terjun ini," terangnya.

