| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Nias Utara. Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lasara Sawo, Kabupaten Nias Utara, setelah puluhan siswa mengalami sakit perut dan sesak nafas diduga usai mengkonsumsi susu dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Hal ini dibenarkan Korwil Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kabupaten Nias Utara, Desman Faeri Harefa kepada medanbisnisdaiily.com, Sabtu (1/11/2025). SPPI sebagai perpanjangan tangan Badan Gizi Nasional (BGN) di Nias.
Ia menjelaskan, penutupan sementara berdasarkan surat yang diterbitkan Badan Gizi Nasional ( BGN) dengan nomor : 748/D.TWS/10/2025 perihal pemberhentian operasional SPPG Lasara Sawo, tanggal 31 Oktober 2025.
Desman Faeri Harefa mengungkapkan, penutupan operasional dapur SPPG Lasara Sawo buntut kejadian pada Jumat (31/10/2025), yang dialami 26 siswa di SD Negeri Nomor 071027 Onozitoli Sawo, Kecamatan Sawo, Kabupaten Nias Utara, mengalami sakit perut hingga sesak nafas yang diduga terjadi usai mengkonsumsi menu MBG.
Desman Faeri Harefa menyampikan, selama ini dapur SPPG Lasara Sawo yang dikelola Yayasan Sahabat Erya Sejati melayani menu MBG untuk 3.416 orang, terdiri dari 19 sekolah di wilayah Kecamatan Sawo mulai dari sekolah PAUD/TK/SD/ SMP dan SMA dan 4 sekolah lagi berada di wilayah Kecamatan Tuhemberua.
"Kemarin sampel makanan MBG dari SPPG Lasara Sawo itu sudah diambil Dinkes Nias Utara dan diserahkan ke Dinkes provinsi," papar Desman.

