| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com - Medan. Bobby Nasution disebut-sebut mengobok-obok DPD Partai Golkar Sumatera Utara. Gubernur Sumut itu dinilai turut menskenariokan pencopotan Musa Rajekshah dari jabatan Ketua Golkar Sumut.
Namun Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah menepis tudingan tersebut. "Nggaklah, Bobby kan Gerindra, kita kan Golkar," ujar Ijeck menjawab wartawan, Sabtu (20/12/2025).
Ditanya lagi bahwa isu itu mengemuka, namun Ijeck menyebut tidak mengetahui. "Oh nggak taulah saya, saya nggak tau saya," sambung Ijeck.
Sebelumnya Ketua DPD Golkar Kota Pematangsiantar, Mangatas Silalahi, menyeret-nyeret nama Bobby Nasution dibalik pencopotan Ijeck.
Sebab ia menilai keputusan DPP Golkar tersebut sarat kepentingan politik, khususnya untuk menghalangi langkah Ijeck agar tidak kembali maju dan terpilih sebagai Ketua Golkar Sumut dalam Musyawarah Daerah (Musda).
“Saya berani menyampaikan bahwa pencopotan Ijeck sebagai Ketua DPD Golkar Sumut diduga kuat ada campur tangan Bobby Nasution. Dengan cara ini, Ijeck tidak bisa ikut Musda, sekaligus membuka jalan bagi calon yang didukungnya serta mengamankan kepentingan politik menuju Pilkada 2030,” tegas Mangatas kepada medanbisnisdaily.com, Kamis (18/12/2025).
Ijeck mengaku kecewa dicopot dari jabatan Ketua Golkar Sumut. Ia juga merasa terkejut karena pencopotan dirinya terjadi saat dirinya fokus membantu warga yang terdampak banjir di daerah terdampak di Sumut.
"Iya itu manusiawi ya. Kalau saya sih awalnya terkejut lah, siapa yang nggak terkejut ya, bohong kalau dibilang nggak terkejut, nggak kecewa, awalnya seperti itu, ujar Ijeck.
Namun Anggota Komisi V DPR RI ini pada akhirnya menerima keputusan pencopotan dirinya. "Tapi setelah saya renungi, saya berbicara dengan kawan-kawan, iya sudahlah mau apalagi," sambung Ijeck.
BACA JUGA: Golkar Sumut Bergejolak: Ijeck Dicopot, Bobby Nasution Dituding Bermain di Balik Layar
Sebagaimana diketahui, Ketum DPP Partai Golkar Bahlil Lahaladia menunjuk Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai Plt Ketua Golkar Sumut.
Penunjukan itu tertuang dalam SK DPP Partai Golkar Nomor: Skep-132/DPP/GOLKAR/XII/2025 tertanggal 14 Desember 2025, yang diteken Ketum Golkar Bahlil Lahadalia serta Sekjen Muhammad Sarmuji.

