| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com - Medan. Ratusan Massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Berjuang menggeruduk Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Kamis (16/4/2026).
Mereka mendesak Gubernur Sumut Bobby Nasution segera mengirimkan rekomendasi pembatalan pencabutan izin PT Toba Pulp Lestari (TPL) kepada Pemerintah Pusat.
"Untuk itu hanya satu kata, minta Gubernur Sumatera Utara Pak Bobby Nasution membatalkan pencabutan izin (TPL) ke Kementerian Kehutanan," ujar koordinator aksi, Maju Butarbutar dalam aksinya.
Massa yang datang dari Kabupaten Toba, Tapanuli Utara, Samosir dan Simalungun itu tiba di depan Kantor Gubernur Sumut sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka membawakan sejumlah spanduk berisikan penolakan pencabutan izin operasional TPL.
"Batalkan pencabutan izin PBPH PT Toba Pulp Lestari. Pencabutan ini mengancam UMKM bangkrut akibat investasi yang telah berjalan," isi tulisan salah satu spanduk.
Ada juga tulisan agar Gubernur Bobby mendengarkan jeritan hati masyarakat. "Pak Gubernur dengarkan suara jeritan hari kami," tulis di salah satu spanduk lainnya.
Koordinator Aksi Maju Butarbutar mengatakan seharusnya Gubernur Bobby membentuk tim untuk melihat secara langsung fakta operasional TPL.
Bobby juga dituding hanya mendengarkan masukan dari sekelompok pihak. "Masa gara-gara bisikan. "Dia mempunyai keputusan dengan bisikan, bukan dia membuat keputusan atau bukan dia membuat rekomendasi tanpa membentuk tim yang menilai layak atau tidaknya TPL beroperasi," katanya.
Maju lebih lanjut mengatakan, pihaknya menginginkan bukti dimana TPL merusak lingkungan. "Apabila PT Toba Pulp Lestari terbukti merusak lingkungan, Kamilah orang Batak ini yang merusak duluan, karena kami adalah pekerja PT Toba Pulp Lestari," tegasnya.
Berikut 10 poin himbauan dan permohonan yang ditujukan kepada Gubernur Bobby Nasution:
Selengkapnya 10 himbauan dan permohonan tersebut disampaikan kepada perwakilan Pemprov Sumut. Hingga berita ini diturunkan, Gubernur Bobby Nasution tidak kelihatan datang menemui massa.

