| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com–Medan. Seorang bocah perempuan berusia 9 tahun, Jovita Vianita, menjadi korban pencurian di Lorong 36, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Korban mengalami luka lecet di bagian kaki setelah terseret sepeda motor pelaku, Sabtu (10/1/2026).
Ayah korban, Darfan, menjelaskan peristiwa itu terjadi saat ia hendak menjemput anaknya pulang sekolah. Namun setibanya di sekolah, korban tidak ditemukan. Ia kemudian pulang ke rumah dengan asumsi anaknya telah lebih dulu berjalan kaki.
“Pas saya sampai rumah, anak saya sudah di rumah dan ternyata kejadian itu sudah terjadi,” ujar Darfan, Senin (12/1/2026).
Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan korban, saat kejadian Jovita baru pulang sekolah dan masuk ke kamar mandi. Seorang pria tak dikenal dengan ciri-ciri bertubuh tambun dan berpostur tinggi masuk ke dalam rumah. Korban yang mendengar pintu terbuka sempat mengira ayahnya telah pulang.
Namun setelah keluar dari kamar mandi, korban mendapati pria tersebut tengah mencari barang berharga di dalam rumah. Pelaku kemudian membawa kabur tas berisi uang tunai milik Darfan serta satu unit handphone.
Melihat aksi tersebut, korban berusaha mencegah pelaku sambil berteriak agar barang-barang itu tidak dibawa. Pelaku lalu melarikan diri menggunakan sepeda motor. Korban sempat memegang bagian belakang kendaraan pelaku hingga akhirnya terseret sekitar 20 meter.
“Pelaku langsung tancap gas dan anak saya terseret di jalan,” tutur Darfan.
Diduga panik dan takut aksinya menarik perhatian warga, pelaku akhirnya berhenti dan mengembalikan handphone kepada korban sebelum melarikan diri. Akibat kejadian tersebut, kaki korban mengalami luka lecet akibat terseret aspal.
“Mungkin dia takut karena melihat anak saya terseret dan jadi perhatian warga, apalagi dekat jalan raya,” tambahnya.
Darfan menyebutkan, uang tunai di dalam tas dibawa kabur pelaku dengan jumlah yang belum dapat dipastikan. Sementara handphone telah dikembalikan.
“Kami sudah melapor ke kepala lingkungan. Untuk laporan polisi, masih melihat kondisi anak. Kalau diperlukan, pasti kami laporkan,” katanya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo menyatakan pihaknya telah menerima laporan dan mengantongi identitas pelaku.
“Identitas pelaku sudah teridentifikasi. Saat ini masih dalam pengejaran. Mohon doanya agar pelaku segera tertangkap,” ujar AKP Agus, Senin (12/1/2026).
Menurutnya, anggota kepolisian masih melakukan pencarian intensif terhadap pelaku pencurian tersebut.

