| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Sergai. Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menyebabkan dua tower transmisi listrik roboh dan mengganggu pasokan listrik di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) serta sejumlah wilayah di Sumatera Utara.
Dua tower yang terdampak yakni Tower Transmisi 150 kV jalur Perbaungan–Tebing Tinggi dan Tower Transmisi 275 kV jalur Simangkok–Galang. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam (4/6/2026) saat cuaca buruk melanda sejumlah daerah di Sumatera Utara.
Manager PLN ULP Sei Rampah, Andre Ginting, mengatakan robohnya kedua tower transmisi tersebut mengakibatkan sistem kelistrikan Sumatera Utara dan Aceh terpisah dari Sistem Sumatera sehingga berdampak pada terganggunya pasokan listrik di berbagai wilayah.
“Akibat kejadian tersebut, sistem kelistrikan Sumut-Aceh terpisah dari Sistem Sumatera sehingga berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah,” ujarnya dalam keterangan yang diterima wartawan, Sabtu (6/6/2026).
Menurut Andre, PLN saat ini terus melakukan upaya pemulihan dengan mengoptimalkan pembangkit listrik yang masih beroperasi untuk mempercepat penormalan pasokan listrik kepada pelanggan.
Selain itu, PLN juga telah mengerahkan tower darurat (emergency tower) ke lokasi terdampak guna menggantikan sementara infrastruktur yang mengalami kerusakan. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penyambungan kembali jaringan kelistrikan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dengan Sistem Sumatera.
Ia menegaskan seluruh sumber daya yang tersedia telah dikerahkan untuk mempercepat proses pemulihan jaringan dan pasokan listrik.
“Atas kondisi ini, kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. PLN terus bekerja maksimal agar pasokan listrik dapat segera pulih dan kembali normal,” katanya.
Hingga Sabtu (6/6/2026), proses penanganan dan pemulihan jaringan masih berlangsung. PLN mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar sembari menunggu proses perbaikan selesai dilakukan.

