| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com - Samosir. Kepedulian para perantau terhadap kampung halaman (bona pasogit) kembali diwujudkan melalui dukungan nyata di bidang pendidikan. Perantau Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara yang tergabung dalam Hutatap Tanjung Bunga, menyalurkan beasiswa tahap ke-34 kepada 36 siswa berprestasi tingkat Sekolah Dasar di SD Negeri 24 dan SD Negeri 33 Desa Tanjung Bunga, Jumat (19/6/2026).
Program beasiswa yang telah berjalan selama 17 tahun tersebut menjadi bukti kuatnya ikatan antara para perantau dan masyarakat di kampung halaman dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan generasi muda.
Koordinator Grup Hutatap Tanjung Bunga, Ludovikus Nadeak, mengatakan beasiswa diberikan sebagai bentuk motivasi kepada para pelajar agar terus berprestasi dan kelak mampu memberikan kontribusi bagi bangsa, negara, serta tanah kelahirannya.
“Motivasi yang diberikan kepada generasi penerus Desa Tanjung Bunga melalui beasiswa ini agar kelak bisa berbakti kepada bangsa dan negara, termasuk akan bisa memberikan kontribusi kepada tanah kelahirannya,” ujarnya.
Besaran beasiswa yang diberikan kepada siswa SD berprestasi yakni Rp 300 ribu untuk juara I, Rp 200 ribu untuk juara II, dan Rp 150 ribu untuk juara III.
Selain itu, Hutatap Tanjung Bunga juga menyalurkan beasiswa bagi siswa SMP dan SMA sebesar Rp 300 ribu, serta mahasiswa berprestasi dan penerima penghargaan non-akademik sebesar Rp 500 ribu.
Penyaluran beasiswa dilakukan bertepatan dengan pembagian rapor semester di masing-masing sekolah.
Mewakili para perantau, Sekretaris Desa Tanjung Bunga, Pardingotan Sitanggang, saat menyerahkan beasiswa di SDN 33 Tanjung Bunga, berpesan agar para siswa terus meningkatkan semangat belajar dan mempertahankan prestasi yang telah diraih.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perantau yang selama ini konsisten mendukung pendidikan di kampung halaman.
“Kiranya kasih Tuhan memberi anugerah kesehatan, kebahagiaan, rezeki dan kesuksesan buat seluruh perantau Desa Tanjung Bunga. Sai godang ma pinasuna,” ungkapnya.
Kepala SDN 24 Tanjung Bunga, Asida Silalahi, mengapresiasi perhatian yang diberikan para perantau kepada siswa berprestasi. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus meningkatkan prestasi akademik.
“Kami dari keluarga besar SDN 24 Tanjung Bunga mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Hutatap Tanjung Bunga atas perhatian dan bantuannya untuk siswa berprestasi. Semoga para perantau Tanjung Bunga dilancarkan rezeki dan selalu diberikan kesehatan,” katanya.
Hal senada disampaikan Kepala SDN 33 Sitaotao, Naomi Tobing. Ia menyebut seluruh siswa, orang tua, komite sekolah dan guru sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Semoga Yayasan Hutatap Tanjung Bunga semakin solid, diberi kesehatan, diberkati dalam pekerjaan dan berlimpah rezeki,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Grup Hutatap Tanjung Bunga, Marsma TNI (Purn) Sahala Naibaho, mengucapkan terima kasih kepada seluruh perantau yang terus mendukung program beasiswa tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong yang dibangun para perantau menjadi hadiah berharga bagi generasi muda Tanjung Bunga.
“Mari bersama memberikan dukungan terbaik untuk adik-adik kita dan bonapasogit tercinta. Dukungan sekecil apa pun jika dilakukan secara bersama-sama akan membawa manfaat yang besar dan sangat berarti,” katanya.
Ia juga berpesan kepada generasi muda Tanjung Bunga agar terus belajar dengan tekun, menghormati orang tua dan guru, serta selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan.
Program beasiswa Hutatap Tanjung Bunga yang kini memasuki tahun ke-17 menjadi contoh nyata kontribusi para perantau dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Samosir melalui sektor pendidikan.

