| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Untuk memperkaya pengalaman budaya dan melatih potensi seni siswa, Sekolah Nanyang Zhi Hui Medan menggelar Mooncake Festival.
Perayaan yang kerap juga disebut Cap Go Meh ini, berlangsung di Auditorium Sailendra, Gedung Buddhayana Dharmasala, Vihara Borobudur, Jalan Imam Bonjol, Medan, Sabtu sore (21/9/2024)
Dalam perhelatan itu, kurang lebih 400 siswa dari berbagai tingkatan ambil bagian menampilkan kebolehan mereka di atas panggung. Mulai dari menari, bermain komposisi alat musik tradisi, band, paduan suara, drama musikal, atraksi barongsai maupun karnaval lampion.
Direktur Sekolah Nanyang Zhi Hui Medan, Ir Lindawaty Roesli MPd, mengatakan, perayaan ini telah menjadi tradisi sejak sekolah Nanyang Zhi Hui Medan didirikan 21 tahun yang lalu. Pihaknya terutama para siswa sangat merasakan manfaat yang besar dari kegiatan ini.
"Acara ini memberikan manfaat yang besar terutama bagi siswa. Selain diajarkan mencintai budayanya, mereka, para siswa juga dilatih mengembangkan potensi dan kerja sama di antara sesama siswa," terang Lindawaty.
Hal positif lainnya, tambah Lindawaty, melalui kegiatan itu, para siswa dididik untuk disiplin dan lebih percaya diri. Disiplin dan percaya diri, jelas Linda, adalah kata kunci keberhasilan yang tak kalah pentingnya dibanding aspek kognitif.
Dewasa ini, tegas Linda, mengasah sisi apektif menjadi sangat dibutuhkan. Ilmu pengetahuan dapat diperoleh dari mana saja, namun masalah perilaku dan rasa cinta kemanusiaan hanya bisa didapat lewat kebiasaan-kebiasaan.
"Aspek kognitif hanya bagian kecil keberhasilan akademis yang mempengaruhi seorang siswa kelak. Karenanya sejak awal berdiri, sekolah Nanyang Zhi Hui, juga memperhatikan sisi psikologis," kata Lindawaty.
Di sekolah Nanyang Zhi Hui, jelas Lindawaty, para siswa juga diajarkan bagaimana melatih ketenangan dan kejernihan berpikir. Salah satunya lewat praktek duduk hening saat morning assembly, mindfulness serta latihan BIBO, yakni breath in dan breath out, tandas Lindawaty

