| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Tapteng. Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu mengungkap, pendirian sekolah rakyat dan koperasi desa yang dicanangkan Presiden Prabowo merupakan impian reformasi.
“Menurut saya, inilah salah satu impian reformasi dan perubahan yang kita harapkan itu,” kata Masinton Pasaribu di acara sarasehan aktivis lintas generasi di JS Luwansa, Jakarta, Selasa (21/5/2025), sebagaimana siaran pers yang diterima medanbisnisdaily.com, Rabu (21/5/2025).
Sarasehan memperingati 27 tahun reformasi 1998 itu mengusung tema “Dari Demokrasi Politik Menuju Transformasi Demokrasi Ekonomi”.
Masinton Pasaribu menjelaskan, Presiden Prabowo menargetkan 80.000 koperasi desa yang dinamai Koperasi Merah Putih itu akan beroperasi penuh pada 28 Oktober 2025.
“Duit Rp 400 triliun akan digelontorkan di seluruh desa untuk menghidupkan koperasi yang masing-masing akan mendapatkan anggaran Rp 5 miliar,” kata Masinton Pasaribu.
Begitu pula pendirian sekolah rakyat yang nantinya disediakan untuk anak miskin atau pun keluarga kurang mampu, dilengkapi fasilitas asrama dan makan gratis.
Masinton Pasaribu mengatakan, Tapteng menyimpan bukti sejarah peradaban, konon dulu pernah menjadi “Singapura”-nya Indonesia.
“Barus itu pernah menjadi bandar perdagangan internasional. Barus juga menjadi pintu masuknya agama Islam. Presiden Jokowi telah menetapkan Barus sebagai titik nol masuknya Islam di nusantara,” katanya.
Masinton Pasaribu mengungkap, Kabupaten Tapteng yang dia pimpin berada di pesisir pantai barat Sumatra, bukan daerah yang baru, tapi sejak zaman kolonial, Tapteng sudah menjadi pusat Keresidenan Tapanuli.
“Tapi belakangan, demokrasi politik kita itu lebih banyak ke Pantai Timur, sehingga Pantai Barat yang meliputi pesisir Aceh, Tapteng, Madina hingga Padang Sumatra Barat menjadi terlupakan,” katanya.
Hadir, Wamenaker, Immanuel Ebenezer; Wamen Sosial, Agus Jabo Priyono; Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman; Ketua Umum KSPSI Pembaruan, Jumhur Hidayat; Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena.

