| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com – Serdang Bedagai. Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Layanan transportasi umum bus perintis Damri kini resmi beroperasi dan siap melayani mobilitas warga dengan tarif terjangkau.
Bus Damri melayani masyarakat melalui Terminal Dolok Masihul dengan dua trayek utama, yakni Dolok Masihul–Sei Rampah–Perbaungan serta Dolok Masihul–Lubuk Pakam–Terminal Amplas.
Peresmian operasional bus perintis Damri dilakukan langsung oleh Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya bersama Wakil Bupati Adlin Tambunan, ditandai dengan pengguntingan pita di Terminal Dolok Masihul, Rabu (14/1/2026).
Kepala Dinas Perhubungan Sergai Gunawan Hasibuan mengatakan, kehadiran bus perintis Damri bertujuan meningkatkan pelayanan transportasi publik, khususnya bagi masyarakat Kecamatan Dolok Masihul yang membutuhkan akses menuju pusat layanan pemerintahan maupun ke luar daerah.
“Bus perintis ini diharapkan memudahkan masyarakat bepergian dengan aman, nyaman, dan biaya terjangkau, baik untuk keperluan administrasi, pendidikan, maupun kegiatan ekonomi,” ujar Gunawan.
Sementara itu, Bupati Sergai Darma Wijaya menegaskan bahwa operasional bus Damri merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor transportasi.
“Pemerintah memberikan subsidi ongkos agar layanan ini dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat,” kata Darma Wijaya.
Adapun tarif yang diberlakukan sebesar Rp3.000 untuk pelajar dan Rp10.000 bagi masyarakat umum. Tarif murah tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat beralih menggunakan angkutan umum.
Selain itu, Pemkab Sergai juga akan melakukan penataan terminal agar menjadi pusat aktivitas transportasi yang nyaman dan representatif.
“Kami berharap bus perintis Damri dapat beroperasi tepat waktu, sehingga masyarakat bisa menyesuaikan jadwal perjalanan dengan baik,” pungkas Darma Wijaya.
Dengan beroperasinya bus Damri, masyarakat Sergai kini memiliki alternatif transportasi publik yang lebih mudah, murah, dan layak, sekaligus menjadi langkah maju dalam peningkatan layanan publik di daerah.
"Pemerintah memberikan subsidi ongkos agar dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat," ujarnya, Rabu (14/1/2026).
Adapun tarif yang diberlakukan yakni Rp 3.000 untuk pelajar dan Rp10.000 bagi masyarakat umum. Tarif murah ini diharapkan dapat mendorong minat masyarakat untuk menggunakan angkutan umum.
"Selain itu, terminal akan ditata agar menjadi tempat yang nyaman dan representatif sebagai pusat aktivitas transportasi masyarakat," ungkap Darma Wijaya.
Bupati juga berharap agar operasional bus perintis Damri dapat berjalan tepat waktu, sehingga masyarakat dapat menyesuaikan jadwal perjalanan mereka dengan baik.
“Harapannya terminal ini benar-benar menjadi pusat aktivitas transportasi masyarakat, dan bus perintis bisa berangkat sesuai jadwal,” pungkasnya.
Dengan hadirnya bus Damri, masyarakat Sergai kini memiliki alternatif transportasi yang lebih mudah, murah, dan layak, sekaligus menjadi langkah maju dalam peningkatan layanan publik di daerah.

