| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Sidikalang. Pemerintah Kabupaten Dairi terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat mitigasi risiko bencana. Hal ini ditegaskan dalam pembukaan Workshop Pemenuhan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) yang digelar di Balai Budaya Sidikalang, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan strategis ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Dairi dan Mercy Corps Indonesia, sebagai upaya mendorong peningkatan kapasitas daerah dalam menghadapi potensi bencana.
Asisten Pembangunan dan Perekonomian Junihardi Siregar secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutan tertulis bupati yang dibacakannya, Junihardi menegaskan bahwa IKD bukan sekadar angka, melainkan instrumen penting untuk mengukur kesiapan daerah dalam melindungi masyarakat dari ancaman bencana.
“IKD menjadi tolok ukur sejauh mana pemerintah daerah mampu mengelola risiko dan memperkuat ketahanan masyarakat. Untuk itu, dibutuhkan sinergi lintas OPD serta kolaborasi aktif seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan optimisme terhadap capaian IKD Kabupaten Dairi yang menunjukkan tren positif. Pada tahun 2024, skor IKD berada di angka 0,43, kemudian meningkat menjadi 0,51 pada 2025. Tahun 2026, Pemkab Dairi menargetkan skor kembali naik menjadi 0,55.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama melalui langkah-langkah preventif. Salah satunya dengan fokus pada pembenahan infrastruktur alamiah, termasuk pengelolaan wilayah aliran sungai guna mengantisipasi bencana banjir dan tanah longsor.
“Wilayah seperti Desa Renun di Kecamatan Tanah Pinem menjadi perhatian khusus, mengingat potensi banjir yang cukup tinggi. Kami mendorong adanya keselarasan kebijakan dari pusat hingga daerah agar penanganan bencana lebih efektif,” tambah Junihardi.
Workshop ini juga menghadirkan narasumber dari kalangan ahli, di antaranya Edy Surawan Purba selaku Analis Kebencanaan Ahli Madya BNPB dan MP Naibaho, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sumatera Utara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPBD Dairi Dekman Sitopu serta Koordinator Program ROOTS Yayasan Mercy Corps Indonesia, Nurdianto.

