| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com – Medan. Anggota DPRD Medan, Iswanda Ramli, meminta Pemerintah Kota Medan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) tenaga medis dan penambahan dokter spesialis di rumah sakit.
Hal tersebut disampaikannya saat sosialisasi IV Tahun 2026 Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota, yang digelar di Jalan Kejaksaan, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Minggu (19/4/2026).
Menurutnya, ketersediaan dokter spesialis masih menjadi kebutuhan mendesak, terutama di RSUD dr Pirngadi Medan sebagai rumah sakit rujukan milik pemerintah daerah.
“Berikan upah yang layak kepada tenaga medis, khususnya dokter spesialis, sesuai kompetensinya agar mereka betah bekerja dan pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal,” ujarnya.
Sekretaris Komisi II DPRD Medan itu juga menyoroti masih banyaknya keluhan masyarakat, khususnya peserta program Universal Health Coverage (UHC), terkait kualitas layanan kesehatan.
Ia mengaku kerap menerima laporan dari warga yang kesulitan mendapatkan kamar saat hendak menjalani rawat inap di rumah sakit.
“Saya sering menerima telepon dari masyarakat karena tidak mendapat kamar. Ini harus menjadi perhatian serius Pemko Medan, baik dari sisi kualitas layanan maupun ketersediaan fasilitas,” katanya.
Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah agar menambah kapasitas kamar rawat inap, terutama bagi pasien UHC. Hal ini dinilai penting seiring peningkatan program menjadi UHC Premium yang menjadi prioritas Pemko Medan.
Menurutnya, peningkatan status UHC harus diiringi dengan perbaikan nyata di lapangan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya, termasuk tidak lagi mengalami penolakan atau dipulangkan sebelum sembuh karena keterbatasan fasilitas.
“Dengan anggaran kesehatan yang cukup besar dari APBD, visi mewujudkan masyarakat Medan yang sehat harus benar-benar direalisasikan,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan keluhan terkait pelayanan kesehatan. Pihaknya, termasuk melalui Partai Demokrat, membuka ruang aspirasi bagi warga untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi.

