| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Padangsidimpuan. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Padangsidimpuan Andi Lumalo Harahap bersama pengurus berkunjung ke PWI Tabagsel, Selasa (23/3/2021). Kedatangan ketua dan pengurus organisasi pemuda ini mendiskusikan berbagai program yang akan dijalankan pada tahun 2021.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Tapanuli Bagian Selatan, Sukri Falah Harahap, Sekeretaris, Ikhwan Nasution, Bendahara: Ahmad Cerem Meha dan pengurus lainnya.
Dalam diskusi tersebut ada sejumlah program yang akan di laksanakan KNPI Kota Padangsidimpuan sebagai bentuk kepedulian dalam membantu pemerintah kota Padangsidimpuan membangun daerah ke arah yang lebih baik.
" Kami sangat tertarik dan akan membuat kegiatan "talk show" untuk membahas berbagai isu menarik. Diantaranya terkait narkoba, masa depan sekolah dan pendapatan daerah," kata Andi Lumalo.
Andi Lumalo didampingi Sekretaris, M.Nizan dan pengurus lainnya berharap dukungan para jurnalis baik melalui pemberitaan dan juga masukan terkait berbagai isu penting serta formula yang tepat guna membangun kota Padangsidimpuan.
"Terkait narkoba misalnya dengan begitu banyaknya pengungkapan kasus narkoba kota ini sangat pantas dan layak BNN di kota Padangsidimpuan dibentuk ," tambah Andi.
Dalam diskusi dua arah tersebut berbagai hal diperoleh kesamaan persepsi bagaimana memberikan dukungan dan sokongan kepada pemerintah mewujudkan visi dan misi nya.
KNPI Kota Padangsidimpuan juga berkeinginan kerja mereka selaras dengan keinginan masyarakat kelas bawah. Khususnya dalam pemberantasan bahaya Narkoba.
"Sebagai induk organisasi pemuda kami mendorong KNPI terus berkarya dan terus memberikan pemahaman betapa bahayanya jika mengkonsumsi dan mengedarkan narkoba kepada generasi muda," kata Sukri Falah.
Ketua PWI Tabagsel, Sukri Falah Harahap meminta kedepan, agar KNPI bisa solid dan terjalin hubungan baik dengan siapapun. Karena kekompakan itu modal utama dalam membenahi organisasi yang lebih baik.

