| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Balige. Mendekteksi gangguan keamanan dan ketertiban di Rumah Tahanan(Rutan) Kelas IIB Balige menggelar razia dadakan di lingkungan warga binaan pemasyarakatan (WBP) sebagai tindak lanjut penegasan Surat Dirjen Pemasyarakatan dan Kanwil Kemenkum HAM pasca peristiwa Lapas Tangerang seluruh keamanan dan ketertiban harus ditingkatkan.
"Peningkatan kamtib khususnya dilingkungan WBP harus dideteksi dini sehingga tidak sempat terjadi hal yang tidak diinginkan," ujar Kepala Rutan(KaRutan) Kelas IIB Balige, Henri Damanik, Rabu(8/9/2021) di Balige.
Ia mengatakan, sasaran rajia yang perlu mendapat pemeriksaan secara cermat selain kamar WBP juga sudut kamar dan instalasi listrik. "Secara tegas saya mintakan jangan sampai ada yang terlewatkan. Apapun bentuknya seluruh sudut dan kamar harus dapat dipastikan aman tidak ada barang barang yang bisa mengganggu kemanan dan ketertiban,"tegasnya memberi perintah kepada petugas supaya seluruh instalasi listrik juga harus dipastikan dalam keadaan baik.
Kata Henri Damanik yang didampingi Kepala Pengamanan Rutan(KPR) Dewin Sagala dan Karupan Daniel Aruan menyampaikan bahwa deteksi dini menjaga kamtib di lingkungan Rutan menjadi skala prioritas menjaga jangan sampai ada gangguan.
"Pimpinan sudah mempertegas supaya keadaan atau situasi selalu dilaporkan. Seluruh bentuk-bentuk gangguan harus dideteksi termasuk barang-barang terlarang berbahaya dan narkoba juga harus bisa dipastikan zero,"terangnya menegaskan arahan kepada petugas.
Ditambahkan Henri Damanik, perintah yang diterima dari pimpinannya mulai dari Dirjen Pemasyarakatan dan Kanwil Kemenkum HAM Provinsi Sumatera Utara yang memerintahkan seluruh UPT harus dipastikan aman mengingat berbagai peristiwa gangguan kamtib di berbagai lapas tidak lagi terulang.
"Tindak lanjutnya adalah seperti saat ini,meski sipatnya mendadak terpenting tujuan adalah bagaimana memastikan di lingkungan Rutan atau WBP situasinya terjaga dan terkendali secara baik," ucapnya.
KPR Dewin Sagala menyebut hasil razia dadakan deteksi dini yang digelar petugas menemukan satu unit han phone jenis biasa dan saat ini sudah dimusnahkan.
"Untuk bentuk barang yang berbahaya dan peredaran narkoba sama sekali tidak ada hanya ada satu unit HP jenis biasa dan langsung dimusnahkan,"ucapnya juga mempertegas seluruh petugas piket supaya tetap menjalankan tugas dengan baik.
Rajia deteksi dini kamtib di Rutan Kelas IIB Balige yang dipimpin langsung Ka.Rutan Hendri Damanik didampingi KPR Dewin Sagala dibantu Karupam Tiopan Sitinjak, Ipan Simbolon, Naldi Sianipar, Raja Simanjuntak dan Budi Pranoto.

