| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com - Medan. Ratusan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar aksi bertajuk "Menuju Indonesia Gagal" di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Senin (15/6/2026).
Dalam aksi yang dipimpin langsung Presiden Mahasiswa BEM USU, Angga Al Maaris Harahap itu, disampaikan 9 poin tuntutan.
Mahasiswa datang sekitar Senin siang. Mereka membawa sejumlah spanduk dan keranda simbol matinya demokrasi dan hati nurani pemerintah atas berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat saat ini.
Satu persatu perwakilan mahasiswa berorasi menggunakan pengeras suara dari atas mobil komando. Sementara aparat kepolisian tampak berjaga mengamankan jalannya aksi.
Mereka menyuarakan mendesaknya evaluasi berbagai kebijakan pemerintah, yang dinilai merugikan sekaligus membebani masyarakat banyak, di antaranya naiknya harga BBM dan program makanan bergizi gratis (MBG).
Massa kecewa karena berdasarkan informasi yang diperoleh dari dalam gedung dewan, Ketua DPRD Sumut Erni Aryanti Sitorus tidak dapat hadir menemui massa karena dalam keadaan sakit dan sedang mendapatkan layanan kesehatan di salah satu fasilitas kesehatan.
Setelah lama ditunggu, akhirnya Ketua DPRD Sumut Erni Aryanti Sitorus dan sejumlah anggota dewan, datang menemui mahasiswa. Kapolrestabes Medan Calvijn Simanjuntak turut hadir.
Mereka dengan mahasiswa terlibat diskusi. Beberapa hal dari 9 poin tuntutan mahasiswa, di antaranya menuntut pemerintah agar menjaga menjaga harga BBM dan mengawasi distribusinya sehingga dinikmati masyarakat yang berhak.
Kemudian menuntut dihapuskannya program makanan bergizi gratis (MBG) dan menciptakan pemenuhan gizi yang lebih efektif, efisien dan telah sasaran.
Menyusul aksi mahasiswa tersebut, polisi mengalihkan ruas arus lalu lintas (lalin), di antaranya menutup akses ke Jalan Pengadilan Medan dan Jalan Imam Bonjol Medan.

