| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Pemerintah Kota (Pemko) Medan menargetkan setiap lingkungan mendaftarkan 25 warganya ke BPJS Ketenagakerjaan. Tujuannya adalah memastikan warga menerima manfaat positif dari BPJS Ketenagakerjaan ini.
Hal itu diinstruksikan langsung Wali Kota Medan Rico Waas kepada seluruh kepala lingkungan (Kepling) saat melaunching Program Perlindungan Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan, di Hotel Grand Kanaya, Jalan Darussalam Medan, Rabu (14/5/2025).
"Kami tunjuk camat, lurah terutama kepling untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. 1 kepling kami targetkan mengajak atau merekrut 25 orang masyarakatnya untuk berpartisipasi menjadi peserta program perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan," kata Rico Waas.
Launching dilakukan Rico Waas ditandai dengan pemukulan gong didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Medan Jefri Iswanto; Asisten Pemerintahan dan Sosial Setdako Medan HM Sofyan; Kadis Ketenagakerjaan Illyan Chandra Simbolon dan Kabag Tata Pemerintahan Andrew Fransiska Ayu.
Politisi Nasdem ini memberikan tenggat waktu hingga akhir bulan bagi para kepling untuk melakukan instruksi tersebut.
"Untuk camat dan lurah, kami tunggu laporannya hingga akhir bulan ini. Paling tidak progresnya 75 persen. Kalau menunjukkan performa yang baik, pasti ada reward yang diberikan," janjinya.
Instruksi ini bukan tanpa alasan, jelas Rico Waas, Kepling diminta untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, terlebih bagi para pekerja informal dan rentan.
"Kita ini bukan robot atau barang elektronik yang bisa di restart. Kita manusia, kalau lah hal yang tidak diinginkan terjadi, misalnya kecelakaan. Ini justru upaya kita untuk mengantisipasi dan mempersiapkan diri. Bukan berarti kita menginginkan hal buruk terjadi pada kita, tapi banyak manfaat. Jadi, mohon berikan pemahaman kepada masyarakat," pungkasnya.

