| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

MENJADI seorang perantau yang bekerja, bersekolah, atau berstatus mahasiswa bukanlah hal yang mudah. Di tanah rantau, seseorang harus mencari tempat tinggal atau kos sendiri, memasak sendiri, mengatur keuangan sendiri, atau dengan kata lain dituntut untuk mandiri.
Namun, dalam perjalanan hidup, seorang anak kos kerap merasakan kesedihan dan kesepian karena jauh dari keluarga. Bahkan ketika pengeluaran sedang banyak-banyaknya, keinginan untuk meminta bantuan kepada orang tua terasa berat karena kondisi keuangan keluarga juga sering kali sedang tidak baik-baik saja.
Dalam kondisi seperti itulah seseorang diuji untuk mencari solusi agar tidak kekurangan, kelaparan, dan mengalami kesulitan ekonomi di tanah rantau. Otak pun dipacu untuk terus berpikir mencari cara bertahan hidup.
Menulis sebagai Side Hustle
Saat ini, banyak mahasiswa mengambil peran lain dengan melakukan pekerjaan sampingan atau *side hustle*, salah satunya menulis di berbagai platform media online maupun cetak.
Ada mahasiswa yang memiliki passion dalam menulis dan menyalurkan bakat serta hobinya ke platform yang memberikan peluang memperoleh penghasilan dari hasil tulisan.
Hal tersebut dimanfaatkan untuk mendapatkan uang tambahan ketika kebutuhan mulai meningkat. Setiap hari mereka mencari topik dan ide tulisan yang dapat menghasilkan uang sehingga tidak perlu lagi meminta kepada keluarga.
Tulisan-tulisan yang sudah selesai kemudian dikirim ke beberapa media dengan topik berbeda. Ketika tulisan tersebut terbit, tentu ada rasa bahagia yang sulit diungkapkan.
Saya pun berada pada posisi yang sama. Sejak tahun 2016, saya mulai menulis di salah satu media cetak atau koran. Saat itu saya belum bekerja dan masih mencari pekerjaan. Karena itu, saya berpikir keras bagaimana caranya memperoleh penghasilan tanpa harus bekerja di perusahaan atau lembaga tertentu.
Saya teringat perkataan seorang dosen bahwa media cetak atau koran dapat menjadi ruang bagi siapa saja untuk menulis dan memperoleh penghasilan. Berbekal kemampuan menulis yang masih biasa-biasa saja sebagai penulis pemula, saya mencoba mengirimkan tulisan ke media cetak.
Beberapa tulisan memang ditolak, tetapi saya terus mencoba hingga akhirnya tulisan saya terbit di koran. Setelah itu, saya semakin rajin menulis. Lambat laun, tulisan saya semakin sering dimuat.
Awalnya, saya tidak mengetahui bagaimana cara mengklaim honor dari tulisan yang dimuat. Setelah banyak bertanya kepada teman dan orang lain, saya mendapat informasi bahwa honor dapat diklaim langsung ke kantor media cetak tersebut.
Saya pun datang ke kantor media untuk menanyakan proses pengambilan honor. Namun, karena pandemi Covid-19 yang terjadi beberapa tahun lalu, media tersebut tidak lagi memberikan honor kepada penulis atau kontributornya.
Meski demikian, saya tetap menyempatkan diri untuk menulis di sana dan kini lebih intens menulis di platform Yoursay. Hingga saat ini, saya tetap semangat dan produktif menulis.
Berjualan Makanan di Kampus maupun Tempat Kerja
Selain menulis, ada cara lain untuk memperoleh penghasilan tambahan, yakni berjualan makanan di kampus atau tempat kerja. Aktivitas ini sudah sangat sering kita jumpai.
Jujur saja, teman saya di kantor sering mempromosikan dagangannya melalui WhatsApp, Instagram, maupun grup percakapan. Selalu ada saja yang membeli produk makanan tersebut.
Yang menarik, makanan itu dimasak sendiri, dikemas sendiri, dan rasanya juga enak. Di media sosial, saya juga sering melihat pengguna Instagram memasarkan produk makanan mereka di sela-sela kesibukan bekerja. Produk tersebut bahkan laris terjual dan mendapatkan banyak testimoni positif.
Dengan demikian, pekerjaan sampingan bukan hanya menghasilkan uang, tetapi juga memberikan kebahagiaan karena hasil karya kita diterima oleh banyak orang.
Jangan Malu maupun Gengsi
Pada intinya, menjalani *side hustle* tidak boleh disertai rasa malu atau gengsi. Masih banyak orang yang enggan berjualan atau membuka usaha kecil-kecilan karena merasa malu. Padahal, budaya malu dan gengsi tersebut harus dibuang jauh-jauh.
Saatnya membangun diri dengan kepercayaan diri, semangat perjuangan, dan kerja keras. Zaman sekarang menuntut kita untuk tidak manja dan tidak bermalas-malasan. Kita harus membuka pikiran terhadap kebutuhan hidup yang semakin besar.
Jika mendapatkan rezeki dari pekerjaan tambahan, maka jalankanlah dengan baik. Apabila pekerjaan utama belum memberikan hasil yang cukup menjanjikan, maka *side hustle* dapat menjadi solusi untuk menambah penghasilan.
Dunia akan terasa berat jika kita hanya berdiam diri. Karena itu, segala potensi yang dimiliki perlu digali dan dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan dengan cara yang halal. Setiap orang memiliki potensi diri, tinggal bagaimana potensi tersebut dikembangkan dan diterapkan dalam kehidupan nyata.
BACA JUGA: Fatherless: Ancaman Nyata Tumbuh Kembang Anak
Jangan pernah takut gagal, rugi, atau menghadapi produk yang tidak laku. Semua yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan penuh perjuangan pada akhirnya akan menghasilkan buah yang manis.
Setiap orang membutuhkan uang untuk hidup. Karena itu, kita dituntut untuk bijak dalam mencarinya. Ketika ada peluang yang sesuai dengan kemampuan, maka saatnya berkreasi dan berusaha sebaik mungkin.
====
Penulis Staf Bawaslu dan Alumnus Fakultas Hukum Unika St. Thomas Sumut
====
medanbisnisdaily.com menerima tulisan (opini/artikel) terkait isu-isu aktual masalah ekonomi, politik, hukum, budaya dan lainnya. Tulisan hendaknya ORISINAL, belum pernah dimuat dan TIDAK DIKIRIM ke media lain. Tulisan tidak dikirim dalam bentuk lampiran email, namun langsung dimuat di badan email, disertai dengan lampiran KARTU IDENTITAS (KTP/SIM/DLL), FOTO (minimal 700 px dalam format JPEG/posisi lanskap), DATA DIRI SINGKAT (dicantumkan di akhir tulisan), nama akun FB dan No HP/WA. Panjang tulisan 5.500-6.500 karakter. Redaksi berhak mengubah judul dan sebagian isi tanpa mengubah makna. Isi artikel sepenuhnya tanggung jawab penulis. Kirimkan tulisan Anda ke: [email protected]. Tidak ada korespondensi terkait layak atau tidaknya tulisan Anda diterbitkan. Silahkan bergabung di Halaman FB MedanBisnis Daily atau grup FB medanbisnisdaily.com untuk mengetahui artikel-artikel yang ditayangkan atau kunjungi website: medanbisnisdaily.com
**Keyword Short SEO:**
side hustle anak kos, kerja sampingan mahasiswa, penghasilan tambahan, menulis menghasilkan uang, usaha sampingan, bertahan hidup di rantau, bisnis makanan mahasiswa, anak kos mandiri, cuan dari menulis, motivasi perantau.

