| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Tiga penculik murid SDI Nurul Fadillah Medan Marelan, Kota Medan ditangkap Polres Pelabuhan Belawan, Jumat (1/8/2025). Keterangan yang diperoleh medanbisnisdaily.com, tiga penculik itu, yakni Firda Hermayati, Julia Hasibuan dan Nurhayati alias Yanti.
Ketiga tersangka telah ditahan petugas Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Dua pelaku, yakni Firda Hermayati dan Juliana Hasibuan dinyatakan positif menggunakan narkoba. Sedangkan Nurhayati alias Yanti, negatif.
Sebelumnya, viral di media seorang murid Sekolah Dasar Islam (SDI) Nurul Fadilah di Jalan Pasar III, Lingkungan 12, Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan, diculik saat hendak pulang, Kamis (31/7/2025).
Korban merupakan anak dari seorang ibu bernama Via warga Perumahan Asami Residence, Lingkungan 4, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan. Via bekerja sebagai guru, sedangkan suaminya pegawai salah satu bank.
Dari rekaman CCTV terlihat korban dijemput seorang wanita dan dibawa menggunakan sepedamotor. Tak lama kemudian, pelaku datang ke rumah korban dan menyerahkan satu amplop berisi surat ancaman dan minta tebusan uang sebesar Rp 50 juta kepada nenek korban.
Membaca isi surat tersebut, sang nenek panik dan meminta bantuan tetangga untuk menghubungi ibu korban yang saat itu dalam perjalanan menjemput anaknya.
Setelah menerima kabar mencemaskan itu, ibu korban pulang dan melapor kepada petugas Polres Pelabuhan Belawan.
Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku dan memastikan keselamatan korban dan tiga penculik ditangkap. Sedangkan, korban selamat dan telah diserahkan polisi kepada orang tuanya.
Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Hamzar membenarkan kasus penculikan anak sekolah tersebut dan tiga orang tersangka sudah ditangkap.
"Saat ini kami masih menyelidiki kasus tersebut," ujar Iptu Hamzar.

