| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com – Medan. Aksi tawuran yang kerap terjadi di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, memicu kemarahan warga. Lebih dari seratus warga memblokir Jalan Pelabuhan Raya, tepat di depan Mapolres Pelabuhan Belawan, Senin (26/1/2026).
Aksi pemblokiran jalan tersebut merupakan bentuk protes warga terhadap pihak kepolisian karena tawuran di kawasan paling utara Kota Medan itu dinilai tidak kunjung tuntas.
Akibatnya, arus lalu lintas angkutan barang dari dan menuju Pelabuhan Internasional Belawan terganggu, bahkan kemacetan panjang terjadi hingga pintu masuk Gate 3 Pelabuhan Belawan.
Setelah dilakukan pendekatan secara persuasif oleh aparat kepolisian, warga yang didominasi ibu rumah tangga akhirnya membubarkan diri. Arus lalu lintas pun kembali normal.
Sebelum melakukan pemblokiran jalan, warga Kelurahan Bagan Deli sempat mendatangi Mapolres Pelabuhan Belawan untuk menyampaikan keresahan mereka. Warga meminta kepolisian bertindak tegas terhadap para pelaku tawuran yang dinilai meresahkan masyarakat.
Kedatangan warga diterima oleh Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Belawan AKP AE Rambe, mewakili Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi SIK MH.
Perwakilan warga, Jauhari Ayat, menyampaikan tuntutan agar pihak kepolisian menangkap pelaku tawuran serta meningkatkan patroli keamanan di Kelurahan Bagan Deli selama 24 jam.
Sementara itu, AKP AE Rambe menyatakan pihaknya telah menerima seluruh aspirasi warga dan akan meneruskannya kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti.
Diketahui, peristiwa tawuran terakhir di Kelurahan Bagan Deli terjadi pada Minggu (25/1/2026) malam. Aksi tersebut melibatkan anak-anak hingga orang dewasa yang melakukan tindakan anarkis, termasuk membakar sejumlah perkakas di teras rumah warga serta melakukan intimidasi.

