| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Dairi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi menegaskan komitmennya dalam menjamin keberlangsungan pendidikan pascakebakaran yang menghanguskan sejumlah fasilitas sekolah. Melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), pembangunan kembali tiga sekolah ditargetkan mulai Juli 2026.
Melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, proses perencanaan pembangunan kini telah memasuki tahap akhir. Langkah percepatan ini dilakukan untuk memulihkan kegiatan belajar mengajar (KBM) agar kembali normal di lingkungan yang aman dan layak.
Mewakili Bupati Dairi, Kepala Dinas Pendidikan Dairi, Jaspin Sihombing, menyampaikan bahwa seluruh tahapan administratif berjalan sesuai rencana.
“Rencana Anggaran Biaya (RAB) telah rampung sepenuhnya. Saat ini kami menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) dari Kemendikdasmen,” ujar Jaspin, Rabu (6/5/2026).
Ia menegaskan, percepatan dilakukan di semua lini guna meminimalisasi gangguan proses belajar yang sempat terhenti akibat kebakaran.
“Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pengerjaan fisik akan dimulai pada Juli mendatang,” tegasnya.
Revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Dairi. Dengan sarana dan prasarana yang lebih baik, sekolah diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan representatif bagi siswa.
Adapun tiga sekolah yang menjadi prioritas pembangunan kembali yakni SD Negeri 034823 Kutabuluh, SD Negeri 030324 Tanjung Saluksuk, dan SD Negeri 033929 Huta Ginjang.
Pemkab Dairi optimistis, pembangunan ini akan menghadirkan harapan baru bagi siswa dan menjadi pendorong peningkatan mutu pendidikan di daerah tersebut.

