| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Dairi. Satuan Reserse Narkoba Polres Dairi dalam Operasi Antik Toba 2026 selama 20 hari sejak 13 Mei-2 Juni berhasil mengungkap 12 kasus narkotika dan mengamankan 15 tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran barang haram tersebut.
Keberhasilan tersebut dipaparkan langsung Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan, saat konferensi pers di Mapolres Dairi, Jumat (5/6/2026).
Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Diarma Munthe, Kasat Narkoba IPTU Marlon Hutapea, dan Kasi Humas AKP Syahri Ramadhan.
Dalam konferensi pers itu, polisi turut memamerkan sejumlah barang bukti hasil pengungkapan kasus. Dari tangan para tersangka, petugas menyita 10,76 gram sabu, 424,42 gram ganja kering, serta lima batang pohon ganja yang masih hidup.
“Seluruh tersangka saat ini sedang menjalani proses hukum. Sebagian berkas perkara bahkan sudah kami limpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses penuntutan lebih lanjut,” ujar AKBP Otniel di hadapan awak media.
Kapolres menegaskan, Polres Dairi tidak hanya mengedepankan penegakan hukum terhadap para pengedar, tetapi juga memberikan kesempatan rehabilitasi bagi penyalah guna yang memenuhi syarat berdasarkan hasil asesmen medis dan hukum.
“Bagi tersangka yang memenuhi kriteria sesuai hasil asesmen, akan diarahkan mengikuti program rehabilitasi sebagaimana diatur dalam ketentuan yang berlaku,” katanya.
Otniel juga menegaskan bahwa perang terhadap narkotika tidak dapat dilakukan aparat kepolisian semata. Menurutnya, peran aktif masyarakat menjadi kunci penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba hingga ke tingkat lingkungan terkecil.
“Pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Jika mengetahui atau mencurigai adanya aktivitas peredaran gelap narkotika, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Kami menjamin kerahasiaan identitas pelapor,” tegasnya.
Ia memastikan Polres Dairi akan terus meningkatkan intensitas pemberantasan narkotika demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, sehat, serta kondusif.
Melalui hasil Operasi Antik Toba 2026 ini, Polres Dairi berharap dapat memberikan efek jera kepada para pelaku sekaligus mempersempit ruang gerak jaringan narkotika, sehingga Kabupaten Dairi semakin terbebas dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

