| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com - Samosir. Untuk kebutuhan air bersih di tengah masyarakat Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, tim dari Kementerian PPN/Bappenas melakukan survei lapangan.
"Tadi sudah melaksanakan survei lapangan, tepatnya di Desa Sibonor Ompu Ratus," sebut Camat Nainggolan, Tino Nainggolan kepada medanbisnisdaily.com, Rabu (3/9/2025), di Pangururan.
Dijelaskannya, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional bekerja sama dengan UNDP Indonesia dan Kedutaan Inggris.
Saat survei ke lokasi, kata Tino, tim didampingi pihak Bappeda Kabupaten Samosir. "Ini bukan kunjungan pertama, sebelumnya tim sudah melakukan survei juga," imbuhnya.
Menurut dia, kunjungan kali ini untuk melaksanakan inisiatif mengadopsi konsep Water-Energy-Food (WEF) Nexus Indonesia.
Konsep Water-Energy-Food adalah pendekatan terpadu untuk memahami dan mengelola keterkaitan antara sistem air, energi, dan pangan guna meningkatkan sinergi, mengurangi trade-off, serta mendorong penggunaan sumber daya yang berkelanjutan dan aman secara keseluruhan.
"Tim Bappenas melalukan kajian terkait kebutuhan masyarakat akan sumber air bersih yang terintegrasi dengan pertanian," beber Tino.
Diterangkan juga, Kabupaten Samosir dipilih sebagai lokasi uji petik untuk memvalidasi model system dynamic Water-Energy-Food (WEF) Nexus melalui Project Low Carbon Development Initiative (LCDI).
"Hasil utama dari kunjungan lapangan hari ini adalah tersusunnya peta jalan WEF Nexus di Indonesia," jelasnya.
Selain itu, Camat Nainggolan mengungkapkan, Tim Bappenas juga menyampaikan bahwa proses rencana pembangunan pompa air bertenaga Pembangkit Listrik tenaga Surya (PLTS) yang bersumber dari dana CSR di Desa Sibonor Ompu Ratus.
"Segera dilaksanakan sekitar bulan November 2025," pungkas Tino.

