| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com - Samosir. Musim kemarau yang berkepanjangan dan berdampak signifikan bagi petani di Kabupaten Samosir hingga gagal panen, menjadi perhatian serius Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
Kadis Ketapang dan Pertanian Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom kepada medanbisnisdaily.com, Rabu (6/8/2025), di Pangururan, mengatakan, selama musim kemarau pihaknya sudah melakukan upaya dan antisipasi.
Dia menerangkan, dinas yang dipimpinnya memberikan bantuan selang sepanjang 430 meter untuk kelompok tani di Desa Panampangan, Kecamatan Pangururan. "Untuk penyiraman tanaman padi," sebutnya.
Selain itu, dijelaskan Tumiur, pihaknya memberikan bantuan selang di Desa Cinta Dame, Kecamatan Simanindo kepada Poktan Dolok Marguna sepanjang 100 meter untuk pertanaman bawang dan jagung.
Untuk antisipasi kekeringan di Desa Tanjungan, Kecamatan Simanindo, petani diberikan bantuan mesin pompa air 1 unit dan selang 150 meter. "Untuk penyiraman bawang merah," beber Tumiur lagi.
Ia juga merinci, upaya pemerintah dalam membantu petani merupakan hal penting. "Di Desa Harian, Kecamatan Onan Runggu, petani padi diberikan bantuan selang sepanjang 170 meter," imbuhnya.
Sedangkan di Desa Pardomuan, Kecamatan Onan Runggu, untuk pengairan bawang merah, diberikan bantuan paralon sebanyak 4 batang.
"Dinas Ketapang dan Pertanian juga memberikan bantuan selang di Desa Simbolon Purba ke Poktan Gumba Marsada sepanjang 200 meter untuk pertanaman padi dan jagung," jelas Tumiur.
Pada Selasa sore (5/8/2025) sampai malam hari sekira pukul 23.00 WIB, Kabupaten Samosir mulai diguyur hujan.

