User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia Yang Lebih Baik
 
Ex. IBM atau Teknologi
 
Berita Terkini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,395.00 11,425.00
SGD 9,106.50 9,145.95
JPY 111.61 112.25
MYR 3,500.77 3,538.01
CNY 1,827.90 1,841.70
THB 351.92 356.21
HKD 1,469.30 1,473.65
EUR 15,755.95 15,821.45
AUD 10,670.35 10,721.35
GBP 19,167.55 19,242.05
Last update: 17 Apr 2014 09:00 WIB
Infrastruktur
Rabu, 03 Apr 2013 07:54 WIB - http://mdn.biz.id/n/21415/ - Dibaca: 235 kali
PLN Belum Mampu Bangun SUTET Rangkap
MedanBisnis - Jakarta. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengungkapkan sulitnya menghindari pemadaman listrik apabila ada perbaikan menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET), karena PT PLN (Persero) belum mampu membangun jaringan SUTET rangkap.
"Kalau kita punya jaringan SUTET rangkap, jika ada perbaikan salah satu jaringan maka aliran listrik bisa dialihkan dan tidak sampai ada pemadaman," kata Dahlan ketika ditemui usai Rapat Pimpinan BUMN di Kantor Pertamina Pusat, Selasa kemarin.

Tapi saat ini belum bisa, karena PLN belum mampu membangun banyak jaringan transmisi listrik dikarenakan kemampuan keuangan PLN. "PLN belum mampu bangun transimis listrik banyak karena utang PLN saja jauh lebih besar dari pada pendapatannya," ujar Dahlan.

Untuk membangun transmisi SUTET diperlukan trafo 500 kv, menara harus tinggi untuk menghindari radiasi sampai ke tanah. "Biayanya itu untuk 1 km mencapai Rp 20 miliar. Ini yang belum mampu PLN," ucapnya.

Bahkan untuk membangun SUTET tersebut saat ini juga tidak mudah. "Pembebasan lahan, dan belum tentu juga warga mau daerah rumahnya berdiri tiang-tiang menara SUTET," ucapnya. (dtf)
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook