User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia Yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,605.00 11,635.00
SGD 9,233.80 9,273.25
JPY 113.08 113.72
MYR 3,532.01 3,569.72
CNY 1,856.70 1,870.35
THB 355.93 359.95
HKD 1,496.60 1,500.95
EUR 16,027.75 16,093.65
AUD 10,774.15 10,826.45
GBP 19,468.55 19,543.35
Last update: 24 Apr 2014 09:00 WIB
Politik
Selasa, 26 Mar 2013 09:04 WIB - http://mdn.biz.id/n/20131/ - Dibaca: 1,461 kali
Terkait Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2013
Terkait Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2013 Anggota DPR Samosir akan Banyak Di-PAW
MedanBisnis - Samosir. Komisioner KPUD Samosir Fernando Sitanggang memperkirakan akan banyak Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota legislatif di Samosir, terkait terbitnya peraturan yang mengharuskan anggota DPRD harus mundur jika dicalonkan dari partai lain pada pemilihan legislatif (Pileg) 2014.
"Ya, kemunginan akan ada PAW besar-besaran," kata Fernando, Senin (25/3). Pihaknya akan tegas dan tidak akan memberikan toleransi bagi caleg yang pindah partai tapi belum memenuhi persyaratan itu.Peraturan KPU Nomor 7 tahun 2013 pasal 19 hurut (i-2) menyebutkan, anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota yang dicalonkan oleh partai politik yang berbeda, harus melampirkan surat persetujuan pimpinan partai politik asal. Aturan itu bahkan berlaku bagi anggota DPRD yang partainya tidak lulus menjadi peserta pemilu 2014.

"Surat pengunduran diri disampaikan kepada atasan di partai. Pernyataan sudah diberhentikan oleh partai harus diterima KPU sebelum penetapan DCT (Daftar Calon Tetap)," kata Fernando.
Dia mengatakan, pengunduran diri anggota DPRD itu, akan berlanjut pada PAW anggota DPRD di tiap tingkatan. Pencalonan dimulai 9 April. Pengumuman DCT pada 23 Agustus 2013. Sedang masa jabatan DPRD periode 2009-2014 berakhir sekitar Agustus-September 2014.

Fernando mengatakan, syarat itu mutlak sebagaimana diatur dalam PKPU Nomor: 7/2013 dan UU No 8 tahun 2012 tentang Pemilu. Jika surat itu tidak disertakan dalam pencalonan, maka calon yang diusulkan oleh partai politik, gugur menjadi calon legislatif 2014.

Berdasarkan hasil Pemilu 2009, dari 25 anggota DPRD Samosir, 14 orang di antaranya dari partai yang tidak masuk peserta pemilu 2014. Ke 14 kursi itu adalah 3 orang dari PNI-Marhaen (Wakil Ketua DPRD, Joni Sihotang, Freddy Lumban Tungkup, Mesli Sinaga), 2 orang (Beston Sinaga dan Fernando Sinaga) dari Partai Damai Sejahtera (PDS).

Kemudian, 3 orang dari PPIB (Wakil Ketua II, Lundak Sagala, anggota Tuaman Sagala dan Victor Simbolon), 1 (Sarchocel Tamba) dari PKDI, (Lindon Sihombing) dari PKPB, Tahi Sitanggang dari Partai Partiot, Nasip Simbolon Partai Buruh. 1 orang (Jungjungan Situmorang) Partai Republikan dan Ridwan Sitanggang dari Partai Pelopor.(tumpal sijabat)
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook