User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia Yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,605.00 11,635.00
SGD 9,233.80 9,273.25
JPY 113.08 113.72
MYR 3,532.01 3,569.72
CNY 1,856.70 1,870.35
THB 355.93 359.95
HKD 1,496.60 1,500.95
EUR 16,027.75 16,093.65
AUD 10,774.15 10,826.45
GBP 19,468.55 19,543.35
Last update: 24 Apr 2014 09:00 WIB
Politik
Jumat, 16 Agt 2013 09:21 WIB - http://mdn.biz.id/n/45460/ - Dibaca: 2,465 kali
Soal Ujian Seleksi KPU Sumut Penuh "Jebakan"
MUSNAHKAN NASKAH SOAL Tim Seleksi calon Anggota KPU Sumut menyaksikan pemusnahan naskah soal ujian tertulis seleksi Calon Anggota KPU Sumut periode 2013 - 2018 di halaman parkir Garuda Plaza Hotel, Kamis (15/8). Setelah ujian tertulis selesai, Timsel bersama staf KPU Pusat langsung memusnahkan naskah ujian, dengan cara dibakar. (medanbisnis/edward f bangun)
MedanBisnis - Medan. Sebanyak 72 peserta calon Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) mengikuti ujian tertulis di Garuda Plaza Hotel, Medan, Kamis (15/8). Selama 100 menit, peserta menyelesaikan 100 soal yang berisi pertanyaan "penuh jebakan".
"Banyak ranjaunya. Soalnya kebanyakan menjebak," ungkap Diana Suita, sorang peserta usai mengikuti ujian tertulis. "Jebakan" dimaksud, tidak hanya dari sisi materi yang belum pernah dibayangkan seperti mengenai kepemiluan, tetapi juga mengenai pilihan jawaban yang nyaris sama. "Seperti kembali kita ujian SMA, soalnya mengenai kewarganegaraan," ungkapnya.

Selain pengetahuan umum itu, soal yang dibawa staf KPU Pusat itu juga dinilai banyak pertanyaan terkait dengan pemahaman-pemahaman politik dan organisasi dalam kepemiluan. Seperti kewenangan dan pandangan dan penyelesaian sengketa kepemiluan.

"Misalkan, pertanyaaanya bagaimana dengan pandangan black campaign?. Pilihan jawaban, wajar tapi tidak sah, sah tapi tidak wajar dan pilihan lain yang mendekati. Seperti itu kira-kira soalnya," ungkap Bengkel Ginting yang juga ikut dalam seleksi menuju Komisioner SKPU Sumut periode 2013 - 2018.

Pantauan MedanBisnis ujian seleksi calon anggota KPU Sumut di Ruang Rajawali A, berlangsung cukup ketat. Sangkin ketatnya, peserta yang permisi ke toilet harus didampingi oleh panitia penyelenggara.

Ketua Tim Seleksi (Timsel) Calon KPU Sumut, Sya'ad Afifudin Sembiring mengatakan, sebanyak 72 peserta mengikuti ujian tertulis. "Satu orang mengundurkan diri. dia tidak mengambil tanda peserta hingga kemarin," ungkapnya.

Disampaikanya, ujian tertulis berlangsung satu hari, sedangkan hasilnya akan ditetapkan di hari yang sama. "Kita upayakan hari ini juga tuntas mengoreksi dan hasilnya," kata Sya'ad namun mengatakan hasilnya akan diumumkan dalam akumulasi tes kesehatan dan psikologi.

Setelah ujian tertulis, peserta mengikuti tes kesehatan yang berlangsung hari ini di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan. Tes kesehatan dilaksanakan mulai pukul 08.00 Wib, dengan jadwal disesuaikan dengan kehadiran. "Siapa yang duluan datang, dia yang mengkuti tes duluan," ungkap Sya'ad.

Dibakar
Setelah ujian tertulis selesai, Timsel bersama staf KPU Pusat langsung memusnahkan naskah ujian, dengan cara dibakar. Pemusnahan ini dilakukan di pelataran parkir Hoel Garuda Plaza, yang menjadi lokasi ujian para peserta.

"Pemusnahan ini merupakan amanat dari petunjuk tekis yang kita terima dari KPU RI," kata Ketua Timsel KPU Sumut, Prof Syaad Afifudin Sembiring.Pemusnahan soal ini dimaksudkan agar kerahasiaan bank soal yang dimiliki instansi tertentu dalam hal ini KPU tetap terjaga. Sebab, kerahasiaan soal menjadi hal yang perlu dijaga mengingat sewaktu-waktu soal tersebut akan tetap diperlukan.

Seleksi KPU Sumut diselenggarakan oleh KPU Pusat, sedangkan untuk pembentukan Timsel KPU Kabupaten/Kota dilaksanakan KPU Sumut aktif saat ini. Saat ditanya mengenai kemungkinan kesamaan soal untuk seleksi KPU Sumut dan Kabupaten/Kota, Sya'ad mengaku tidak tahu.

"Wah itu saya nggak taulah, karna soalnya pun kami tidak tau isinya sampai sekarang," ujarnya.
Sementara, Sekretaris KPU Sumut, Abdul Rajab Pasaribu mengaku, belum mengetahui siapa yang akan membuat soal untuk seleksi KPU Kabupaten/Kota. "Kita belum tahu. Mungkin dari KPU Pusat semua," sebutnya. (edward f bangun)
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook